Rencana PLTN di NTB, BATAN Sedang Gelar Studi Kelayakan

Dr Kurtubi

Mataram ( Global FM Lombok)- Sedari awal anggota Komisi VII Bidang Energi DPR RI Dr.Kurtubi mendesak pemerintah agar melakukan studi kelayakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Provinsi NTB. Merespon hal itu, Badan Nuklir Nasional (BATAN) RI sedang melakukan studi kelayakan di wilayah NTB. DPR tinggal menunggu hasil studi tersebut.

Anggota Komisi VII Bidang Energi DPR RI Dr.Kurtubi kepada wartawan, Kamis (12/7) mengatakan, jika hasil studi kelayakan sudah keluar, BATAN RI diminta melakukan seminar di Universitas Mataram (Unram). Bahkan secara khusus Fakultas Teknik Unram diminta membuat program studi baru yaitu jurusan teknik nuklir yang merupakan kerjasama dengan kampus UGM. Adanya jurusan studi teknik nuklir di Unram akan mendukung hadirnya PLTN di NTB.

Kurtubi selaku Ketua Kaukus Nuklir Parlemen mengatakan, kebutuhan listrik di NTB di masa yang akan datang tidak bisa lagi bergantung pada pembangkit listrik bertenaga fossil berupa batubara dan gas. Namun sudah waktunya membangun pembangkit listrik non fossil seperti nuklir, panas bumi, tenaga surya, angin, hydro, biogas, dan tenaga listrik arus laut. Pengembangan pembangkit listrik non fossil sangat penting, terlebih Provinsi NTB menjadi tujuan destinasi wisata yang harus bebas dari polusi.

Sebenarnya ada sebagian pihak yang kontra dengan rencana PLTN di NTB dengan alasan bahwa wilayah ini masuk dalam jalur gempa ( ring of fire) sehingga bisa mempengaruhi keamanan PLTN. Namun Kurtubi yang memiliki latar belakang ahli pertambangan dan perminyakan ini menegaskan bahwa PLTN generasi terbaru ini tidak terpengaruh oleh gempabumi karena teknologinya bisa menanggulangi ancaman tersebut.(ris)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply