Tidak Mampu Berjalan, 16 Penghuni Panti Jompo Mencoblos di Tempat Tidur

Pilkada di panti jompo

Mataram (Global FM Lombok)- Sebanyak 16 pemilih yang berada di Panti Tresna Werdha Mataram sudah tidak mampu berjalan. Sehingga hal ini mengharuskan petugas TPS untuk mendatangi masing-masing kamar pemilih agar menggunakan hak pilihnya.

Hal itu dikatakan Ketua TPS 009 Kelurahan Dasan Agung Baru Kecamatan Selaparang, Aishar kepada Global FM Lombok Rabu (27/6) di Mataram. Ia mengatakan, jumlah pemilih di TPS 009 Kelurahan Dasan Agung Baru yaitu sebanyak 170 orang. Dari Jumlah ini sekitar 90 orang merupakan penghuni panti tersebut. Dari puluhan penghuni panti yang terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT), sekitar 16 orang tidak bisa mendatangi TPS karena sudah tidak mampu berjalan. Karena itulah, petugas TPS bersama saksi dan juga aparat keamanan mendatanginya ke masing-masing kamar.

Diterangkan Aishar, semua penghuni panti sudah terdaftar dan bisa menggunakan hak pilihnya. TPS 009 yang dibuat didalam arena panti jompo tersebut juga mengakomodir masyarakat yang berada di sekitaran panti. Hal ini tetap dilakukan setiap pemungutan suara baik untuk kepala daerah, pemilihan presiden dan juga calon legislative.

Dari hasil pemantauan, sejumlah penghuni panti yang terdaftar di DPT sudah meninggal dunia. Sementara beberapa penghuni lain belum terdaftar. Hal ini diprediksikan karena mereka merupakan penghuni baru.(azm)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply