Hasil UN SMA di NTB Anjlok, Dewan Minta Evaluasi Pendidikan Secara Total

Ketua Komisi V DPRD NTB Hj Wartiah

Mataram (Global FM Lombok)- Rata-rata hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA/SMK dan MA di Provinsi NTB tahun 2018 ini anjlok jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Karena itu DPRD NTB meminta agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud ) Provinsi NTB melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait pelaksanaan pendidikan di NTB serta pelaksanaan UNBK tersebut.

Ketua Komisi V Bidang Pendidikan DPRD NTB Hj Wartiah  kepada Global FM Lombok di Mataram, Jumat (4/5) mengatakan, evaluasi harus dilakukan mencakup semua aspek, mulai dari kemampuan guru, manajemen sekolah hingga kelengkapan sarana dan prasarana sekolah. Kompetensi guru pada dasarnya memiliki korelasi yang kuat dengan hasil UNBK, sehingga masalah kompetensi tenaga pendidik ini harus menjadi fokus perhatian Dikbud NTB.

“ Saya kira yang perlu di evaluasi yang pertama adalah bagaimana kecakapan guru, evaluasi manajemen sekolah, evaluasi tata sekolah, termasuk evaluasi terkait monitoring mutu, serta persiapan sarana dan prasarana mengajar. Karena ini kan UNBK yang saya tahu ada dua hal yang saya tahu di lapangan. Ada yang sudah punya laboratorium komputer, ada juga yang  memang pinjam sana pinjam sini,” kata Hj Wartiah.

Menurut Wartiah, pihaknya berencana akan melakukan rapat kerja dengan Dikbud NTB dan para pihak lainnya terkait dengan masalah pendidikan secara umum, termasuk hasil rata-rata UNBK yang anjlok ini. Rapat kerja dipandang cukup penting digelar untuk mencari akar permasalahan pendidikan di NTB. Dari data laporan hasil UN di Provinsi NTB, rata-rata nilai UNBK tahun ajaran 2016/2017 sebesar 186,86 poin, sedangkan pada UNBK SMA tahun ajaran 2017/2018 ini menurun menjadi 153,44 poin. (ris)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply