Paslon Berkomitmen Siap Kalah dan Siap Menang

 

Mataram (Suara NTB)- Empat kandidat pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, telah mengikrarkan komitmen bersama untuk malaksanakan kampanye damai dan berintegritas selama masa kampanye yang akan berlangsung selama 4 bulan 20 hari ke depan. Komitmen itu, disampaikan dalam Deklarasi Kampanye Damai dan Berintegritas yang digelar KPU NTB, Minggu (18/2)

Dalam ikrar deklarasi kampanye damai dan berintegritas tersebut, keempat Paslon bersepakat menjalankan proses tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tahun 2018 secara damai, bebas politik uang, demokratis, berintegritas, dan bermartabat. Selain itu para calon juga bersepakat melaksanakan kampanye Pilkada NTB 2018 tanpa melakukan intimidasi dan kekerasan serta tanpa ujaran kebencian dan isu SARA.

‘’Siap menang, siap kalah dan siap menerima hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tahun 2018 sesuai dengan ketentuan yang berlaku,’’ ucap Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB saat membaca salah satu poin ikrar kampanye damai dan berintegritas yang dipandu Anggota KPU, Yan Marli.

Selain itu para Paslon juga berkomitmen untuk ikut serta dalam memelihara stabilitas daerah dan negara yang kondusif. Baik pada saat tahapan dan pascatahapan Pilkada. Mereka juga menyetujui untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik.

Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori, SP, menjelaskan, deklarasi kampanye damai dan berintegritas yang selenggarakan secara nasional, serentak di seluruh daerah yang menggelar Pilkada 2018, memiliki dua tujuan penting. Pertama untuk memberikan keteladanan pada masyarakat dalam berkampanye yang mengedepankan visi-misi dan program.

‘’Ke dua adalah, kita ingin mempublikasikan secara luas kepada masyarakat pasangan Cagub dan Cawagub NTB 2018 yang disimbulkan dengan pawai. Di mana para calon juga diberikan kesempatan menyampaikan visi dan misi kepada masyarakat,’’ jelas Aksar.

Dalam kesempatan itu, Aksar juga mengingatkan pada para Paslon bahwa masa kampanye, merupakan tahapan paling panjang dalam pelaksanaan Pilkada NTB 2018. Karena akan berlangsung selama 4 bulan 20 hari dan berakhir pada tanggal 23 Juni mendatang.

‘’Manfaatkan waktu yang cukup panjang ini untuk menyapa masyarakat di seluruh daerah NTB. Baik yang di pelosok hingga yang tinggal di daerah terisolir. Harapan kami dalam tahapan ini, dijadikan ruang pendidikan bagi masyarakat. Sehingga hiruk pikuk Pilkada ini, diwarnai dengan agenda besar untuk menjawab tantangan masyarakat,’’ harap Aksar.

‘’Jadi hiruk pikuknya bukan dengan saling hujat. Tapi mari kita jadikan ruang ini (masa kampanye) sebagai ruang bagi masyarakat untuk menilai, dan menyimpulkan siapa pemimpinnya yang terbaik,’’ tutupnya. (ndi)

Foto : IKRAR : Empat Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, tengah membaca ikrar kampanye damai dan berintegritas. (Suara NTB/ndi)

 

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply