Jalur Wisata Pusuk Sembalun Longsor, Satu Orang Meninggal

Longsor di Sembalun

Mataram-( Global FM Lombok)-  Bencana tanah longsor kembali terjadi di jalur Pusuk Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Peristiwa tersebut terjadi Rabu (10/1) sekitar pukul 05.00 Wita di jalur Pusuk sekitar 500 meter dari lokasi wisata utama Pusuk Sembalun. Dalam peristiwa itu, satu orang atas nama Amaq Riki (35) warga Sembalun Bumbung meninggal akibat tertimpa material longsor. Sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB Mohammad Rum kepada Global FM Lombok Rabu (10/1) mengatakan, korban bersama kedua rekannya sebenarnya sudah keluar dari kendaraan saat longsor terjadi. Namun nahas, korban tertimbun longsor susulan yang tidak dapat dihindari. Saat ini jalur Pusuk Sembalun sudah bisa dilalui setelah dilakukan pengerukan material oleh kendaraan berat dari badan jalan.

Muhammd Rum menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati melewati sejumlah titik di NTB yang berpotensi terjadinya tanah longsor, terlebih di musim penghujan ini. Selain di sepanjang jalan Pusuk Sembalun, warga juga diminta berhati-hati melewati jalur Pusuk perbatasn Lombok Barat-Lombok Utara serta jalur Nanga Tumpu Dompu.

“Saat ini di lokasi sudah dikirim alat berat, sehingga sekarang sudah bisa dilalui oleh lalu lintas jalan. Kita ingin kasi warning kepada pengguna jalan menuju destinasi wisata Sembalun agar berhati-hatilah, apalagi sekrang musim hujan sudah mulai, dimana puncaknya di Januari, Februari dan Maret. Jadi perlu diwaspadai potensi longsor itu,” kata Muhammad Rum.

Menurut Rum, jalur ramai Pusuk Sembalun sempat ditutup selama beberapa jam karena tumpukan material di badan jalan. Sementara korban meninggal dunia sudah diberikan santunan serta bagi korban luka-luka mendapat perawatan gratis. Korban meninggal dunia langsung dibawa ke rumah duka untuk persiapan pemakaman di kampung halaman.(ris)

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply