Ketimpangan Pengeluaran Penduduk NTB Meningkat

gini ratio

Mataram (Global FM Lombok)- Pengeluaran penduduk NTB berdasarkan angka-angka yang berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) masih mengalami ketimpangan. Pada September 2017, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk NTB yang diukur oleh Gini Ratio tercatat sebesar 0,378 poin. Angka ini meningkat sebesar 0,007 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2017 yang sebesar 0,371 poin. Sementara itu jika dibandingkan dengan Gini Ratio September 2016, Gini Ratio September 2017 justru naik sebesar 0,013 poin.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB Endang Tri Wahyuningsih kepada media saat menyampaikan ekspose di kantornya, Selasa (01/01) siang. Ia mengatakan, Gini Ratio di daerah perkotaan pada September 2017 tercatat sebesar 0,413 poin, naik sebesar 0,003 poin dibanding dengan tahun sebelumnya. Gini Ratio di daerah perdesaan pada September 2017 tercatat sebesar 0,323 poin dan naik dibanding Gini Ratio bulan September 2016 yang sebesar 0,306.

Pada September 2017, distribusi pengeluaran kelompok penduduk 40 persen terbawah adalah sebesar 17,85 persen. Artinya pengeluaran penduduk masih berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah. Jika dirinci menurut wilayah, di daerah perkotaan angkanya tercatat sebesar 16,05 persen yang artinya berada pada kategori ketimpangan sedang. Sementara untuk daerah perdesaan, angkanya tercatat sebesar 20,14 persen, yang berarti masuk dalam kategori ketimpangan rendah.(ris)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply