DPRD NTB Minta Penyaluran KUR TKI Tanpa Jaminan

KASDIONO

Mataram (Global FM Lombok)- DPRD NTB meminta kepada perbankan yang menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada TKI agar tidak meminta jaminan. KUR TKI tanpa jaminan harus diberlakukan untuk memudahkan akses dana KUR bagi mereka yang ingin bekerja di luar negeri atau TKI purna tugas yang ingin mengembangkan usahanya di kampung halaman.

Wakil Ketua Komisi V Bidang Ketenagakerjaan DPRD NTB H. MNS Kasdiono kepada Global FM Lombok di Mataram, Selasa (16/10) mengatakan, selama ini KUR TKI yang dibuat oleh pemerintah hanya lip service atau kebijakan yang hanya manis di atas kertas. Masalahnya diduga perbankan masih memberlakukan adanya jaminan dan syarat yang rumit untuk calon TKI yang ingin mengakses KUR  untuk ongkos ke luar negeri.

“KUR TKI ini menurut saya hanya Lips Service, KUR TKI yang untuk pembiayaan pemberangkatan dan KUR TKI bagi merek ayang purna tugas.  Untuk pemberangkatan tidak akan bisa jalan kalau calon TKI itu masih diwajibkan dengan bermacam-macam jaminan seperti skim kredit pada umumnya, seperti sertifikat ini itu. Itu ( KUR TKI) hanya gaya-gaya saja, PJTKI mau jadi avails tidak akan mau,” katanya.

Kasdiono menghendaki agar skim kredit untuk TKI dibedakan dengan skim kredit pada umumnya sehingga mereka mendapat keringanan dalam mengakses modal. Selama ini, TKI yang berangkat ke luar negeri mendapat dana keberangkatan dari rentenir dengan kewajiban pengembalian yang sangat tinggi. Banyak juga calon TKI yang berangkat dengan menjual aset-asetnya di kampung halaman. Karena itu, agar TKI dipermudah keberangkatannya, KUR TKI tidak menggunakan jaminan.

Data dari Ditjen Pembendaharaan Provinsi NTB bulan September kemarin menunjukkan, dari enam perbankan yang menyalurkan KUR TKI di NTB, dana KUR yang sudah tersalurkan ke TKI baru Rp 3,2 miliar. Sementara KUR untuk sektor mikro sebesar Rp 334 miliar dan ritel sebanyak Rp 244 miliar. Artinya KUR untuk TKI paling minim, meskipun pemberangkatan TKI setiap tahun tetap tinggi yaitu sekitar 35 ribu orang.(ris)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply