BlueScope Indonesia Bidik Pasar Baja Ringan Lombok

Presiden Direktur PT NS BlueScope Indonesia, Simon Linge bersama VP Marketing PT NS BlueScope Indonesia, Sally Dandel, VP Channel & Business Development PT NS BlueScope Indonesia, Tirta Prabowo, serta Pemilik PT Jaya Mulia Lombok Perkasa, Honggawangsa Tanaya, menandatangani peresmian BlueScope Store Lombok.

(Global FM Lombok)- NS BlueScope Indonesia(BlueScope), produsen baja lapis terkemuka, melihat pertumbuhan kebutuhan baja lapis di Indonesia meningkat hingga 5%. Untuk itu, PT. NS BlueScope hadir di Lombok untuk menjawab permintaan pemilik rumah untuk menyediakan material atas, dinding dan rangka atap baja lapis berkualitas.

Sebagai jawaban untuk memenuhi peningkatan kebutuhan baja lapis tersebut dan untuk memperluas distribusinya, kerjasama merek (Co-Branding), BlueScope Zacs™, dengan CV Bintang Bali Cemerlang dan PT Jaya Mulia Lombok perkasa yang memiliki komitmen selaras dengan PT. NS BlueScope Indonesia, yaitu menyediakan produk berkualitas dengan teknologi tinggi.

Hadir pada kesempatan tersebut sebagai narasumber, Presiden Direktur PT NS BlueScope Indonesia, Simon Linge , VP Marketing PT NS BlueScope Indonesia, Sally Dandel, VP Channel & Business Development PT NS BlueScope Indonesia, Tirta Prabowo, serta  Pemilik PT Jaya Mulia Lombok Perkasa, Honggawangsa Tanaya.

Presiden Direktur PT NS BlueScope Indonesia, Simon Linge mengatakan PT. NS BlueScope Indonesia telah beroperasi di beberapa kota di Indonesia, salah satunya adalah di Lombok tepatnya di Jalan Cilinaya nomor 5-6.  “Lombok menjadi salah satu daerah yang sangat cukup cepat dan menyeluruh dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Ia menyebutkan selain di Lombok, BlueScope juga hadir di Jakarta, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan, Malang, Yogyakarta, Medan, Semarang, Bali, Padang, Palembang dan Makassar.

VP Channel & Business Development PT NS BlueScope Indonesia, Tirta Prabowo,mengatakan BlueScope Zacs™ adalah material atap dan material rangka atap baja lapis kualitas tinggi yang telah memiliki Sertifikat Nasional Indonesia (SNI), Australian Standard AS1397, dan AS1365. Menggunakan substrat AZ100 (ketebalan Alumunium dan zinc), kepastian kompisis lapisan 55% aluminium, 43.5%, Zinc, dan 1.5% Silicon dan kadar coating AZ 100 gr/m2 sehingga aman, lebih tahan karat, tahan cuaca, dan cerah lebih lama.

“Melalui Co-branding BlueScope Zacs™ ini diharap para konsumen akan mendapatkan nilai tambah yang tinggi dengan jaminan kualitas yang diberikan,” katanya.

Ia berharap juga berjalannya proses edukasi kepada konsumen tentang bahaya dari korosi dan bocor pada atap bangunan yang dapat menyebabkannya ambruk, sehingga penting bagi konsumen untuk memprioritaskan kualitas atap dan rangka atap dengan merek yang terjamin.

Co-branding ini juga akan memudahkan konsumen mengidentifikasi produk karena pada bagian belakang produk akan dicantumkan branding text BlueScope Zacs™ sebagai jaminan kualitas material.

“Seperti pada atap Sakura Roof yang bermaterial BlueScope Zacs™ Paint, atap Fancy bermaterial BlueScope Zacs™ Natural, rangka atap Taso bermaterial BlueScope Zacs™ Truss. BlueScope Zacs™ memberikan garansi 10 tahun ketahanan korosi dan 5 tahun ketahanan warna,” jelasnya Tirta

Sementara itu PT Jaya Mulia Lombok Perkasa, Honggawangsa Tanaya mengatakan PT. NS BlueScope Indonesia untuk mengembangkan pasarnya, BlueScope bekerja sama PT Jaya Mulia Lombok Perkasa  menghadirkan BlueScope Store di Lombok. Dan pada kesempatan tersebut juga melakukan co-branding BlueScope ZACS.

“Perusahaan ini sukses menghasilkan produk-produk unggulan di kelasnya dan selalu berimprovisasi guna mengembangkan produk dan memenuhi kebutuhan pasar konstruksi,” katanya.

Menurutnya perkembangan NTB khususnya Lombok saat ini membuat Bluescope perlu hadir di Lombok. BlueScope Store hadir di Lombok mulai saat ini.  “Ketersediaan kayu dan peralihan penggunaan atap rangka baja ringan menjadi salah satu fokus pembangunan di Lombok saat ini,” ujarnya.(ris)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply