Capaian Pajak Hotel di Mataram Jauh dari Target

pajak (ilustrasi)

Mataram (Global FM Lombok)- Realisasi capaian pajak hotel Kota Mataram masih jauh dari target. Hingga bulan Juni kemarin, penerimaan daerah yang bersumber dari pajak perhotelan ini baru mencapai Rp 10 milyar atau 40,15 persen dari target sebesar Rp 25 milyar pada APBD murni 2017 ini. Hal yang sama juga terjadi pada realisasi pajak restoran. Dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp 22 milyar, baru tercapai sebesar Rp 10,2 milyar.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram, M. Syakirin Hukmi mengakui rendahnya realisasi pajak perhotelan ini. Pihaknya akan mengecek apa saja kendala yang menyebabkan realisasi itu masih rendah. Menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir ini memang tidak ada  event besar skala nasional yang digelar di NTB khususnya di Kota Mataram. Kondisi itu memungkinkan untuk mempengaruhi setoran pajak perhotelan tersebut.

“Ya di sini memang kami intens lakukan pemeriksaan terhadap wajib pajak.  Setelah saya lihat data-data ini, otomatis kami lakukan langsung saya minta bidang pengembalian untuk pemeriksaan itu di situ dia  kita minta turun langsung periksa hotel-hotel ini. Dan di sini kan selama Januari kan tidak ada even nasional yang besar di sini nanti kita kaji. Setelah tim pemeriksaan turun baru kita tau apa permasalahannya”,katanya.

Disinggung terkait dengan pemasangan tapping box, dikatakannya bahwa itu sedang berproses. Pemasangan tapping box ini dilakukan untuk mencegah kebocoran PAD dari pajak perhotelan. Alat itu akan dipasang di setiap hotel untuk memastikan berapa sebenarnya potensi PAD di sana. Ia mengatakan, pihaknya berhati-hati dalam pengadaan tapping box ini agar tidak terjadi persoalan hukum ke depan. Adapun anggaran pengadaan alat itu sudah dialokasikan sekitar Rp 1 milyar dan diharapkan sudah terpasang paling lambat bulan September mendatang. (dha)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply