Sebagian Besar Wilayah NTB Sudah Masuk Musim Kemarau

Salah satu sudut persawahan di Lombok Tengah yang terkena musim kemarau

Mataram (Global FM Lombok)- Badan Metorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis bahwa sebagian besar wilayah NTB atau 95% diantaranya sudah memasuki musim kemarau. Hal itu berdasarkan update data curah hujan di BMKG. Tercatat hanya beberapa wilayah di NTB yang belum memasuki musim kemarau, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan bagian tengah Kabupaten Sumbawa.
Hal itu disampaikan Kasi Data dan Informasi BMKG Kediri Lombok Barat, Luhur Tri Uji Prayitno di Mataram, Jum’at (19/5) pagi. Pihaknya memprediksi bahwa hingga akhir Mei ini seluruh wilayah NTB sudah memasuki musim kemarau. Terkait hal itu, BMKG telah berkoordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten kota terkait kondisi iklim ini. Sehingga ada antisipasi bagi masyarakat khususnya yang memiliki tanaman pertanian.
“Selalu berkoodinasi dengan instansi terkait pak, informasi iklim seperti ini selalu kami update setiap 10 hari dan diberikan kepada dinas pertanian, BPBD, dan instansi terkait lainnya”,katanya.
Ia mengatakan, dengan tibanya musim kemarau ini, pemerintah daerah melalui SKPD terkait juga harus sudah bersiap-siap untuk mendroping air bersih ke titik-titik yang kekurangan air bersih. Diterangkannya juga bahwa di musim kemarau biasanya suhu minimumnya lebih rendah dibanding pada musim hujan. Sehingga di pagi hari udara terasa sangat dingin, terutama saat di puncak musim kemarau.
Kondisi itu sekarang ini sudah dirasakan oleh rata-rata masyarakat. Berdasarkan prakiraan, iklim tahun ini akan normal dan normalnya musim kemarau di NTB akan berlangsung sekitar bulan September-Oktober. (Dha)-

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply