Kinerja Bulog Divre NTB Dinilai Belum Sesuai Harapan

Beras yang disimpan di gudang Bulog NTB

Mataram (Global FM Lombok)- Gubernur NTB TGH.M.Zainul Majdi menyebut kinerja Bulog Divre NTB sampai sekarang ini belum sesuai dengan harapan pemerintah daerah. Pasalnya, serapan gabah petani masih rendah. Bulog juga dianggap lebih suka membeli beras kepada para pengusaha dan bukan langsung ke tingkat petani.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur NTB TGH. M Zainul Majdi menanggapi upaya penggagalan pengiriman 21 ton beras NTB ke Surabaya pada Kamis (4/5) siang kemarin di kawasan Bundaran Patung Sapi Gerung, Lombok Barat.  Beras itu dikirim menggunakan kontainer namun dicegat oleh anggota TNI. Langkah ini diambil agar pengusaha tidak semena-mena mengirim beras ke luar daerah, hanya karena ingin mendapatkan keuntungan banyak.  Sementara stok beras di dalam daerah belum terpenuhi.

“Dihentikan sama Pak Danrem? Nanti kita tanya Bulog itu. Memang, selalu isunya kan Bulog masih lebih senang dengan pengusaha dibandingkan dengan petani. Kemudian kinerja juga masih belum sesuai dengan yang kita harapkan. Nanti saya cek lah’,katanya.

Gubernur mengatakan, pengiriman beras ke luar daerah ini tidak akan membuat pengusaha mendapat keuntungan lebih. Pasalnya, harga beras di NTB relative sama dengan harga beras di luar daerah. Sementara jika beras NTB dibeli untuk dikirim ke luar daerah juga akan ada ongkos transportasi. Kalau hal itu terjadi, justru harga beras itu bakal lebih mahal kecuali ada permainan harga oleh oknum tertentu. Saat ini, dari target serapan beras nasional sebanyak 184 ribu ton, baru terpenuhi sekitar 35 persen. Karenanya, sebelum stok dalam daerah belum terpenuhi maka beras NTB akan tetap dilarang dikirim ke luar.(dha)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply