Tiga Destinasi di Kota Mataram Ini Ditangani Langsung Oleh Dinas Pariwisata

Tiga Destinasi di Kota Mataram Ini Ditangani Langsung Oleh Dinas Pariwisata
Taman Wisata Loang Baloq

Taman Wisata Loang Baloq

Mataram (Global FM Lombok)- Pemerintah Kota Mataram menyerahkan pengelolaan tiga destinasi wisata kepada Dinas Pariwisata mulai tahun 2017 ini. Selama ini tiga destinasi tersebut dikelola oleh masyarakat setempat. Dengan pengalihan kewenangan ini, pengelolaan yang akan dilakukan bisa lebih maksimal. Tiga destinasi wisata yang kini menjadi wewenang Dinas Pariwisata itu adalah Taman Rekreasi Loang Baloq, Pantai Ampenan dan Pasar Seni Sayang-Sayang.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H. Abdul Latief Najib kepada Global FM Lombok Kamis (23/03) di Mataram mengatakan, setelah penyerahan tiga destinasi wisata ini, dia akan bekerjasama dengan pihak swasta untuk menata kawasan tersebut. Menurutnya, keterlibatan pihak swasta dalam mengelola asset Kota Mataram dinilai bisa lebih maksimal dan ada keuntungan bagi daerah.
“Rapat dengan pak Sekda terkait dengan tanggung jawab asset, dibawah siapa jadi tanggung jawabnya. Kalau Dinas Pariwisata itu Taman Rekreasi Loang Baloq, Pantai Ampenan dan Pasar Seni Sayang-Sayang. Kit masih menungg seperti apa nanti. Kalau kami di Dinas Periwisata berharap nanti, kalau itu sudah ada legalitasnya kami sedang rapat persiapan bagaimana pengelolaannya. Kan Dinas Pariwisata sekarang ka nada UPTD nya. Tapi kami tidak membentuk UPTD. UPTD kita harapkan dengan tiga tanggung jawab destinasi wisata ini kita akn mencoba bekerja dengan pihak ketiga agar lebih maksimal,”kata Latief
Saat ini sebanyak tiga pihak swasta sudah mengajukan diri untuk mengelola destinasi wisata khusus Taman Rekreasi Loang Baloq. Namun, Dinas Pariwisata belum menentukan perusahaan swasta mana yang akan mengelolanya. Karena, harus ada pemaparan yang lebih jelas dari masing-masing rekanan terkait pengelolaan yang akan dilakukan di taman tersebut.
Dinas Pariwisata menekankan, perusahaan swasta yang akan mengelola Taman Loang Baloq tersebut harus melibatkan masyarakat setempat. Seperti diketahui, selama ini taman Loang Baloq di kelola oleh masyarakat, sehingga keberadaan taman tersebut memberikan dampak dari segi ekonomi. Saat ini fasilitas bermain dan fasilitas rekreasi di taman tersebut masih kurang. Sehingga dengan pengelolaan oleh investor nantinya, wahana permainan untuk masyarakat akan dilengkapi.(azm)-

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply