Sampai Kondisi Pulih, Sri Rabitah Dititip Sementara Di RPSA NTB

Sri Rabitah

Mataram (Global FM Lombok)- Untuk mempercepat kesembuhan Sri Rabitah,  pihak keluarga dan pendamping menitipkannya di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) NTB. Karena, panti sosial ini tidak saja menampung anak-anak, melainkan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Hal itu disampaikan Ketua  Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) NTB Acnes Rosalia kepada Global FM Lombok Minggu (05/03) di Mataram. Ia mengatakan, untuk memastikan kesehatan penghuni di RPSA tersebut, sudah ada tim khusus yang melakukan pemeriksaan seperti dokter,  perawat, pengasuh, ustaz dan beberapa petugas lainnya.

Sehingga, tugas yang dijalankan oleh para petugas di lokasi tersebut dipastikan sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Pemeriksaan yang akan dilakukan oleh dokter di RPSA, hanya untuk memastikan kondisinya. Namun, untuk perawatan intensifnya akan dilakukan oleh pihak rumah sakit yang menanganinya.

Sementara itu, pendamping Rabitah, Endang Susilawati mengatakan, dengan kondisi Rabitah saat ini tidak bisa dibawa pulang ke tempat tinggalnya di Kabupaten Lombok Utara. Sehingga, pihak keluarga akan menempatkan Rabitah di RPSA NTB sampai kondisinya pulih.

Seperti diketahui, Sri Rabitah adalah mantan TKW asal Lombok Utara yang diduga menjadi korban penjualan organ tubuh. Dia awalnya menduga ginjalnya hilang saat bekerja di Qatar tahun 2014. Namun dokter RSUP NTB yang memeriksanya memastikan kedua ginjal Sri Rabitah masih utuh. Meski demikian, selang yang tertanam di pinggang sebelah kanan Rabitah menjadi persoalan kesehatan yang serius sehingga akhirnya dioperasi (azm)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply