Kondisi Hutan di NTB Memprihatinkan

RDP bahasa hutan di NTB

Mataram (Global FM Lombok)- Kondisi kehutanan di Provinsi NTB cukup memprihatinkan. Secara keseluruhan, luas hutan di provinsi ini mencapai 1,7 juta hektar atau 53 persen dari luas daratan NTB. Namun luas tutupan hutan masih jauh dari ideal. Misalnya luas tutupan areal hutan di Pulau Lombok tinggal 21 persen, sementara di Pulau Sumbawa tinggal 18 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh koordinator WWF Nusa Tenggara, Ridha Hakim saat berdiskusi dengan pimpinan DPRD NTB terkait dengan masalah kehutanan, Selasa (7/3). Ridha Hakim juga berbicara atas nama Koalisi NGO untuk Berantas Illegal Logging di NTB. Hadir dalam kesempatan itu pejabat Dinas PU NTB, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta BPBD NTB.

Ia mengatakan, pelanggaran terhadap fungsi hutan begitu kuat, sehingga tidak aneh jika terjadi bencana banjir di sejumlah daerah di NTB akhir tahun lalu hingga awal tahun 2017 ini. Para aktivis hutan di NTB ini menghendaki agar perhatian lebih difokuskan untuk mencegah bencana, bukan hanya fokus pada penanganan bencana. Salah satu cara mencegah bencana banjir yaitu dengan menjaga hutan dan tidak dirambah.

Ridha Hakim mengatakan, bencana banjir yang menerjang Provinsi NTB bulan lalu telah merusak infrastruktur sosial dalam skala yang cukup luas. Jika dihitung, dana yang akan digunakan untuk memperbaiki segala kerusakan akibat banjir yang meliputi normalisais sungai, perbaikan jalan dan jembatan serta perbaikan infrastruktur lainnya bisa mencapai angka Rp 16 triliun. (ris)

 

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply