Pelabuhan Lembar Berlakukan Sistem Buka Tutup

Antrean kendaraan di Lembar

DAMPAK angin kencang yang melanda Pulau Lombok tidak saja mengakibatkan pohon tumbang. Cuaca buruk ini juga melumpuhkan pelayanan di Pelabuhan Penyeberangan Lembar(Lombok Barat) –Padangbai (Bali). Lintas penyeberagan lembar-Padangabi terpaksa ditutup oleh pihak KSOP, menyusul hasil perkiraan BMKG bahwa tinggi gelombang laut sekitar 3 meter dan angin kencang.

‘’Jadi sekitar pukul 16.00 wita  Pelabuhan Lembar telah ditutup sementara, mengingat cuaca ekstrem ini,’’ kata Kepala KSOP Lembar, Kapten Ramadhan Harahap, selasa (7/2). Dijelaskan, dasar penutupan Pelabuhan Lembar mengacu surat edaran (SE) KSOP Lembar bahwa terjadinya cuaca ekstrem di tengah laut dengan ketinggian gelombang laut sekitar 3 meter. Ditambah, kencangnya angin sesuai dengan perkiraan BMKG.

Tidak hanya Pelabuhan Lembar yang ditutup sementara, namun hampir semua pelabuhan di wilayah timur ditutup sesuai dengan perintah dari Kepala KSOP Lembar ke semua Kepala Cabang Pelayaran yang ada di Pelabuhan Lembar. Hal ini juga lebih mempertimbangkan alasan keselamatan dalam berlayar. Untuk pelayaran terakhir kemarin, kapal yang berangkat yakni KMP Rama Giri Nusa.

Hasil rapat di ruangan Kantor OPP Lembar yang dipimpin langsung oleh Kepala KSOP Lembar menyimpulkan, penutupan sementara Pelabuhan Lembar tersebut berlaku sampai dengan pukul 20.00 Wita. Selanjutnya, jika cuaca memungkinkan pelabuhan kembali dibuka. ‘’Kami juga telah mengedarkan kewaspadaan perubahan cuaca,’’ jelasnya.

Informasi dari pihak Otoritas Pelabuhan Penyebrangan Lembar sendiri menyebutkan bahwa dampak cuaca ekstrem ini nyaris membuat salah satu kapal mengalami insiden akibat diterjang gelombang. Awalnya, kedatangan kapal yang berangkat dari Lembar menuju Padangbai sudah molor selama satu jam karena tingginya gelombang disertai angin kencang.

Akibatnya, kapal yang melintas oleng dihantam gelombang. Kapal ini pun sempat berputar-putar di tengah laut hingga akhirnya Kapal terpaksa menyisir ke daerah Pandanan, Sekotong. Sementara itu, PT ASDP melalui Humasnya, Aden membenarkan Pelabuhan Lembar memberlakukan sistem buka tutup. Saat ini (kemarin sore), Pelabuhan Lembar tutup, namun kemungkinan dibuka lagi jika situasi cuaca membaik. ‘’Nanti pukul 20.00 Wita dibuka lagi, tergantung cuaca,’’ jelasnya. (her)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply