Bencana Alam Picu Kemiskinan Baru di NTB

Banjir rendam Bima akhir Desember kemarin

Mataram (Global FM Lombok)- Sejumlah bencana alam yang melanda hampir seluruh wilayah NTB sejak awal tahun hingga pertengahan Februari ini, diprediksi bakal memicu kemiskinan baru. Hal itu pula yang kemudian bisa menyebabkan pelambatan penurunan angka kemiskinan. Artinya, tantangan pemerintah daerah di dalam mencapai target penurunan jumlah warga miskin sebesar 2 persen per tahun akan semakin berat. Tahun ini, jumlah warga miskin NTB mencapai 16,48 persen.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, H. Muhammad Rum kepada Global FM Lombok, Selasa (7/2) di kantornya mengatakan, untuk bencana banjir di Kabupaten Bima saja, kerugiannya mencapai Rp 1,2 triliyun. Hal itu termasuk rumah-rumah warga yang mengalami rusak parah dan kehilangan sebagian hartanya. Warga juga tidak bisa mencari napkah selama bencana terjadi sehingga bisa memicu terjadinya kemiskinan baru.

“Contohnya saja sekarang di Kota Bima. Rumahnya hanyut, miskin toh. Kalau tidak ada asuransi nya miskin. Kemudian mobilnya hanyut, kalau tidak ada asuransi miskin. Terutama yang namanya rumah, dari 15 indikator kemiskinan di satu rumah itu ada 7 indikatornya sehingga separuh dari angka kemiskinan itu adalah gara-gara rumah hilang. Toko-toko juga hanyut barang-barang elektronik siapa yang mau beli”,katanya.

Adapun kisaran angka peningkatan kemiskinan ini, lanjutnya bisa dilakukan kalkulasi oleh lembaga berwenang seperti Badan Pusat Statistik (BPS). Namun, melihat potensi ini, apa yang sebaiknya dilakukan oleh pemerintah daerah? ia menilai bahwa anggaran infrastruktur yang dialokasikan di dalam APBD ini dialihkan untuk mencegah terjadinya bencana. Seperti perbaikan sungai dan tanggul sungai sehingga banjir tidak lagi menghantam rumah warga ketika turun hujan lebat.

“Yang jelas di Kota Bima terjadi peningkatan kemiskinan. Itu BPS yang tau pasti tapi yang jelas dengan kejadian itu pasti ada. Bohong aja tiba-tiba angka kemiskinan tiba-tiba menjadi tetap, atau berkurang setelah ada bencana’ujarnya. (dha)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply