Hingga Akhir Tahun, Kasus DBD Masih Ditemukan

Nyamuk Aedes Aegypti penyebab DB

Mataram (Global FM Lombok)- Hingga tahun 2016 ini, Kota Mataram masih diguyur hujan. Hal ini memicu berkembangnya jentik nyamuk dan peningkatan kasus Demam Berdarah Dangue (DBD). Berdasarkan data pada Dinas Kesehatan Kota Mataram, pada bulan Desember ini kasus DBD di Kota Mataram ditemukan puluhan kasus.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr. Usman Hadi kepada Global FM Lombok Kamis (22/12) pagi di Mataram. Ia mengatakan, pada tahun 2016 ini, kasus DBD di Kota Mataram belum mencapai 1000 kasus. Langkah antisipasi yang dilakukan saat ini yaitu dengan pemberian bubuk abate kepada masyarakat. Langkah ini diprediksi bisa mengurangi kasus DBD di Kota Mataram. Pemberian bubuk abate dilakukan melalui puskesmas masing-masing wilayah.

“Belum seribu kasusnya dari Januari hingga Desember ini. Mudah-mudahan tidak ada lagi. Kita tetap lakukan upaya pencegahan preventif sudah. Dan pembagian abate ini sudah. Mudah-mudahan dengan pembagian abate ini kita berharap tidak terjadi lagi. Kasus memang tiap bulan, tiap minggu ada, tapi tidak besar seperti yang sebelum-sebelumnya. Kalau kita ambil rata-rata 5 – 10 per minggu bisa sampai 20 an yang sampai hari ini,”kata Usman

Sementara untuk fogging atau pengasapan, petugas belum melakukan secara masal disemua lokasi. Hal ini disebabkan karena, kasus DBD terus terjadi penurunan setiap minggu. Sehingga, langkah antisipasi ini hanya dilakukan di lokasi-lokasi tertentu.

Menurut Usman, fogging untuk mengantisipasi kasus DBD dinilai tidak terlalu efektif. Karena, yang terpenting yaitu masyarakat melakukan pemberantasan sarang nyamuk sendiri dan menjaga kebersihan lingkungan. Tahun ini, kasus DBD ditemukan hampir di semua kelurahan di Kota Mataram.(azm)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply