Pelaku Pariwisata di NTB Diminta Ramah Wisatawan

destinasi wisata Lombok

Mataram (Global FM Lombok)- Gubernur NTB TGH.M.Zainul Majdi meminta kepada semua pelaku wisata khususnya hotel dan restoran untuk membenahi hospitality atau keramah tamahan kepada semua tamu atau wisatawan yang datang berkunjung. Hal itu penting untuk menciptakan perasaan nyaman kepada semua wisatawan. Bahkan, menurut gubernur infrastruktur hotel yang bagus tidak akan berarti apa-apa jika tidak diimbangi oleh keramah tamahan kepada tamu yang datang.

Hal itu dikatakan gubernur NTB TGH.M.Zainul Majdi dalam kegiatan silaturrahmi pariwisata NTB sekaligus pengukuhan pengurus DPD PHRI NTB, Selasa (13/12) di Mataram. Ia menyebutkan, ada tiga jenis wisatawan, yakni wisatawan dengan financial yang cukup, sedang dan ada juga juga wisatawan dengan kondisi financial rendah. Semua tipe wisatawan tersebut, lanjut gubernur harus diperlakukan sama.   Karenanya, ia meminta kepada semua manager hotel untuk mendidik karyawannya untuk ramah kepada semua wisatawan tanpa membedakan antara satu dengan yang lain.

“Tida ada artinya hotel kita semakin mewah tapi tingkat hospitality kita sebagai satu komonitas itu tidak bertambah. Istilah gampangnya, kamar hotelnya semakin bagus tapi kok senyumnya tidak semakin tulus. Jadi kamar hotel itu harus berbanding lurus dengan keramah tamahan, sikap mental kita di dalam menyambut siapaun yang datang ke daerah kita. Mari kita di NTB ini belajar untuk memperlakukan semua segmen pariwisata itu dengan segmen yang sama”,katanya.

Ia menambahkan, hospitality ini sangat penting karena ke depan, NTB diharapkan bisa menjadi daerah yang dikenal sebagai daerah yang ramah wisatawan. Apalagi, yang dicari wisatawan ketika berwisata adalah kenyamanan yang hanya bisa diperoleh dari interaksi warga di daerah yang dikunjunginya. Inilah tugas para pelaku wisata untuk mengendepankan nilai dan culture daerah. (dha)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply