Harga Daging Ayam Melonjak Naik Dikeluhkan Pedagang

Wakil walikota Mataram H Mohan Roliskana

Wakil walikota Mataram H Mohan Roliskana

Mataram (Global FM Lombok)-Sejumlah harga kebutuhan  pada bulan puasa ini melonjak naik seperti daging ayam. Dengan kondisi tersebut, wakil walikota Mataram H. Mohan Roliskana memantau harga kebutuhan pokok di pasar Pagesangan Rabu (08/06) pagi. Hasil dari pantauan yang dilakukan, sejumlah pedagang mengeluhkan harga kebutuhan pokok yang terus melonjak naik.

Wakil walikota Mataram H. Mohan Roliskana di Pasar Pagesangan Rabu (08/06) mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian penyebab terjadinya kenaikan harga daging ayam. Daging ayam merupakan pilihan kedua masyarakat setalah daging sapi, sehingga harga daging ayam harus bisa ditekan. Harga daging ayam saat ini yaitu mencapai Rp 38 ribu per kilo. Tingginya harga daging ayam ini menyebabkan minat konsumen untuk mengkonsumsi daging ayam rendah. Hal ini menyebabkan para pedagang merasa rugi.

“Ayam juga tadi ada keluhan. Karena ini memang kan pilihan kedua setelah sapi ayam merupakan pilihan kedua. Tetapi memang ayam juga harganya relative cukup tinggi untuk saat ini. Ini makanya kita akan kaji lagi, supaya ini sebagai pilihan jangan sampai harga juga terlalu tinggi. Nanti kita coba cek dari distributor, pemasoknya kita coba cek. Sebenarnya kondisi ayam tadi sudah cukup besar, rupanya yang dikeluhkan pedagang mereka tidak bisa mematok harga yang cukup tinggi,”kata Mohan

Pemerintah Kota Mataram mengkhawatirkan ayam yang tidak layak konsumsi beredar di pasar yang dipicu oleh tingginya harga daging. Pemerintah daerah juga belum mengetahui secara pasti penyebab tingginya harga daging ayam. Sementara harga daging sapi yaitu Rp 120 ribu per kilo. Namun, kenaikan harga daging sapi ini juga diimbangi dengan permintaan konsumen yang cukup tinggi. Dalam sehari, seorang penjual  daging sapi mampu menjual dagangannya sampai 70 kg.(azm)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply