Bantu Nelayan Korban Gelombang Pasang, Pemkot Mataram Kirim 2 Ton Beras

isosnakertrans Kota Mataram H. Ahsanul Khalik

Kepala Disosnakertrans Kota Mataram H. Ahsanul Khalik

Mataram (Global FM Lombok)-Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kota Mataram, akan mendistribusikan sebanyak dua ton beras kepada warga yang terkena dampak gelombang pasang di Kecamatan Ampenan Selasa (07/06) ini. Bantuan yang diberikan hanya kepada warga yang belum bisa turun melaut.

Demikian disampaikan Kepala Disosnakertrans Kota Mataram H. Ahsanul Khalik Selasa (07/06) di Mataram. Ia mengatakan, selain beras, Disosnakertrans Kota Mataram juga akan membagikan beberapa kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng dan makanan ringan. Masing-masing kepala keluarga akan diberikan sebanyak beras 3 kg. Pemberian bantuan berupa kebutuhan pokok ini akan tetap dilakukan sampai warga sudah bisa turun melaut. Pihaknya akan berkoordinasi dengan ketua RT dan kepala lingkugan yang ada di masing-masing kelurahan.

“Kita rencananya hari ini sama besok ada distribusi beras dua ton. Ya kita lihat saja nanti berapa hari. Beberapa titik sudah. Ini akan terus kita lakukan sampai mereka bisa melaut. Tapi nanti kita lihat kebutuhannya. Ini rencananya hari ini sama besok ada dua ton. Kita akan mendistribusikan kepada warga yang memang betul-betul terdampak. Kalau melihat permintaan lurah kan ada yang sampai 500 KK, setelah kita cek dilapangan tidak segitu,”katanya

Selain itu lanjut Khalik, bantuan yang diberikan kepada warga bersumber dari APBD Kota Mataram dan APBN. Ia mengklaim, bantuan kebutuhan pokok yang ada disiapkan pemerintah Kota Mataram cukup untuk membantu warga yang terkena dampak gelombang pasang. Personil tagana yang dimiliki akan tetap memantau kondisi warga yang ada di Ampenan. Sejumlah kepala keluarga juga masih menempati tenda pengunsian yang didirikan oleh Disosnakertrans Kota Mataram.(azm)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply