NTB Kekurangan Doker Umum dan Spesialis

dokter (ilustrasi)

dokter (ilustrasi)

Mataram (Global FM Lombok)- Hingga saat ini, provinsi NTB masih kekurangan tenaga kesehatan, khususnya dokter umum dan spesialis. Dinas Kesehatan (Dikes) NTB mencatat, jumlah dokter spesialis yang ada baru sebesar 3 persen dari rasio yang dibutuhkan. Sementara  dokter umum hanya 16 persen dari rasio yang dibutuhkan.

Kepala Bidang Pengembangan SDMK dan Promosi Kesehatan Dikes NTB, Panca Yuniati saat hearing dengan komisi V DPRD NTB, Kamis (19/05) siang mengatakan, total jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan sebanyak 12.677 dari 9 kategori kesehatan yakni dokter umum, dokter gigi, tenaga perawat, bidan, gizi, tenaga farmasi dan tenaga untuk kesehatan masyarakat.

“Tenaga kesehatan yang kita butuhkan memang banyak, 12.677 dari 9 kategori tenaga kesehatan yang dibutuhkan untuk NTB. Untuk dokter umum, kita butuhnya sebanyak 1.446 orang. Selanjutnya adalah dokter gigi sebanyak 437 orang, perawat sebanyak 3.157 orang dan tenaga bidan sebanyak 3.185 orang. Saat ini secara umum dokter spesialis hanya 3 persen dari rasio. Kemudian dokter umum hanya 16 persen dari rasio yang dibutuhkan”,katanya.

Untuk melengkapi kekurangan tenaga kesehatan ini, Dikes NTB telah meminta kepada pemerintah Kabupaten Kota untuk mengajukan dokter internship kepada provinsi jika ada rumah sakit yang membutuhkan dokter. Dokter internship merupakan dokter yang baru menyelesaikan studi profesinya yang bekerja dengan dana dari pusat. Langkah lainnya untuk menutupi kekurangan tenaga dokter ini adalah dengan memanfaatkan tenaga dokter residen atau dokter umum yang sedang menjalani study program dokter spesialis.

“Jadi kami minta Kabupaten Kota mengajukan ke provinsi yang membutuhkan dokter residen”ujarnya. (irs)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply