Capai 1.850 Kasus, DBD di NTB Berpotensi Akan Terus Bertambah

Nyamuk Aedes Aegypti penyebab DB

Nyamuk Aedes Aegypti penyebab DB

Mataram (Global FM Lombok)- Dinas Kesehatan (Dikes) NTB mencatat, hingga 9 Mei 2016,  jumlah penderita DBD di daerah ini telah mencapai 1.850 kasus dan memakan korban jiwa sebanyak 18 orang. Dikes NTB meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai penyakit mematikan ini, mengingat hujan atau cuaca tak menentu masih akan terus terjadi. Kondisi itu membuat penderita DBD berpotensi untuk terus bertambah.

Hal itu dikatakan Kepala Dikes NTB, Eka Junaidi kepada Global FM Lombok, di Mataram, Jum’at (13/05). Ia mengatakan, masyarakat diharapkan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta melakukan aksi 3 M yakni menguras, mengubur dan menutup bak mandi. Masyarakat, kata Eka tidak bisa mengandalkan fogging atau pengasapan karena tidak efektif untuk memberantas sarang nyamuk. Ia mengatakan, seharusnya siklus DBD ini sudah berhenti pada April hingga Mei ini. Namun, kondisi cuaca ini membuat jentik nyamuk terus berkembang biak.

“Terakhir itu sampai 1.850 ini sampai tanggal 9 Mei, yang meninggal itu 18 cukup.  Inilah makanya cuaca yang mempengaruhi. Sebelumnya cuaca ini sudah selesai tapi hujan lagi. Jadi kewaspadaan itu masyarakat juga harus diingatkan karena walaupun bagaimana potensi hujan masih ada, pola kebersihan lingkungan harus tetap ditingkatkan. Jangan diam saja, jadi kewaspadaan, bersih lingkungan”,katanya.

Ia mengatakan, pasien penderita DBD yang dirawat di sejumlah rumah sakit di NTB sudah ditangani dengan baik. Namun demikian, peran serta masyarakat untuk mencegah wabah DBD ini terus meluas adalah hal yang paling penting. Jika melihat kasus berdasarkan tahun, kasus DBD tahun ini meningkat drastis dibandingkan dengan tahun lalu. Ia menyebutkan, sepanjang tahun tahun 2015 lalu, kasus DBD di NTB sebanyak 1.273 kasus dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 3 orang. (irs)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply