Pariwisata Mataram Masih Dipusingkan Dengan Urusan Sampah

Sampah yang menumpuk di dekat Islamic Center kota Mataram beberapa waktu lalu

Sampah yang menumpuk di dekat Islamic Center kota Mataram beberapa waktu lalu

Mataram (Global FM Lombok)- Angka kunjungan wisatawan ke kota Mataram pada tahun ini mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi. Kunjungan ini dipengaruhi oleh wisata pertemuan atau MICE dari dalam dan luar daerah. Namun wisata kota Mataram masih dipusingkan dengan urusan sampah.

Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM) Reza Bovier kepada Global FM Lombok Rabu (6/4) mengatakan, pemerintah kota Mataram dan pihak sosiasi hotel sudah melakukan sejumlah upaya agar masalah sampah tidak mengganggu masyarakat dan lingkungan sekitar. Namun dia menuding kebiasaan buruk warga yang membuang sampah di sembarang tempat termasuk membuang sampah di kali menjadi persoalan yang belum tuntas.

Jika dikaitkan dengan wisata halal, AHM mengaku sudah berupaya menyediakan fasilitas untuk mendukung wisata halal di lingkungan hotel sesuai dengan kebutuhan wisatawan Muslim. Namun masalah kebersihan lingkungan menurut Reza Bovier harus mendapat dukungan dari masyarakat.

Dari tatanan hotel, terus dinas sudah segala macam dikerjakan, musholla hotel sudah ada, toilet sudah bersih. Namun lingkungan kita harus mendukung. Tidak bisa disalahkan pemda, pemkotnya. Mentalitas warga juga jangan menganggap bahwa sungai itu bukan tempat buang sampah, bukan tempat buang hajat.” Kata Reza.

Dia menilai, pemerintah daerah sudah cukup baik dalam memperjuangkan peningkatan kedatangan wisatawan ke daerah ini. Buktinya, tahun ini saja ada belasan event nasional yang diselenggarakan di NTB, terutama di kota Mataram. Dia berharap pemerintah lebih maksimal mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah di sembarang tempat.(ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply