Pembangunan Gedung Kantor Gubernur NTB Batal Dilakukan Tahun Ini

kantor gubernur NTB

kantor gubernur NTB

Mataram (Global FM Lombok)- Pemprov telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 33 milyar dalam APBD murni 2016, untuk pembangunan gedung kantor gubernur NTB. Namun pembangunan gedung serta eksekusi anggaran tersebut diperkirakan batal dilakukan tahun ini. Hal itu karena Pemprov masih menunggu kepastian dari rencana Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), untuk menganggarkan pembangunan kantor gubernur tersebut pada tahun 2017 mendatang.

Kepala Biro Umum Setda NTB, Fathurrahman kepada Global FM Lombok di kantor gubernur NTB, Selasa (22/03) menerangkan, belum ada informasi resmi dari Kemendagri terkait pengalokasian anggaran untuk pembangunan gedung kantor gubernur tersebut. Namun, Pemprov NTB akan mengganti master plan dan Detail Engineering Design (DED) secara menyeluruh terkait pembangunan kantor gubernur ini.

Rencananya, pembangunan gedung perkantoran ini akan diperluas hingga ke eks gedung RSUP NTB. Adapun DED dan Master plan yang ada saat ini, hanya sebatas lingkup sekretariat saja.

“Oya (ditunda pembangunan gedung), itu makanya di ranah pimpinan. Artinya kta seperti informasi itu kita akan menyiapkan master plan utuh pembangunan kantor gubernur secara keseluruhan. Dari informasi itu kita disuruh menyusun master plan dan DED. Mudahan betul ini (anggaran Kemendagri) kita akan membuat master plan kawasan secara menyeluruh, sampai RSUD itu karena akan dieksekusi menjadi satu kawasan kantor gubernur”, katanya.

Ia mengatakan, pembangunan gedung berlantai empat ini rencananya akan dilakukan tahun 2017 mendatang. Adapun anggaran Rp 33 milyar yang sudah ditetapkan , akan dibahas kembali di APBD Perubahan 2016 bersamaan dengan anggaran dari Kemendagri. Adapun progress rencana pembangunan gedung ini, masih dalam tahap review DED dan master plan oleh Dinas Pekerjaan Umum kepada gubernur. (irs)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply