Pengurusan Sertifikasi Halal Untuk Hotel Belum Diwajibkan Pemda

halal MUI

halal MUI

Mataram (Global FM Lombok)- Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM) Reza Bovier menilai pengurusan sertifikasi halal untuk hotel belum diwajibkan oleh pemerintah daerah. Sehingga pihaknya sampai saat ini hanya memfokuskan untuk peningkatan SDMhotel. Jumlah hotel di Kota Mataram yang sudah memiliki sertifikasi halal yaitu sebanyak 14 hotel.

Demikian disampaikan Ketua AHM Kota Mataram Reza Bovier kepada Global FM Lombok Jum’at (18/03) di Mataram. Ia mengakui, sertifikasi halal bagi hotel-hotel di NTB dan khususnya di Kota Mataram sebenarnya untuk menunjang wisata halal. Karena pulau Lombok sudah mendapatkan penghargaan menjadi wisata halal terbaik di dunia.

Reza mengaku tidak terlalu fokus mengurus sertifikasi halal kepada hotel-hotel di Kota Mataram. Namun, AHM tetap mendorong pengurusan sertifikasi halal kepada hotel-hotel yang belum mengurus. Meski tidak diwajibkan pemerintah daerah, pihak hotel harus memiliki kesadaran sendiri untuk mengurusnya. Pengurusan sertifikasi halal ini tergantung dari pimpinan hotel masing-masing.

Sementara itu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB Syaiful Muslim menghimbau agar pengusaha hotel dan restaura segera mengurus sertifikasi halal. selama ini pengusaha hotel dan restauran dinilai enggan untuk mengurus sertifikasi halal dengan sejumlah alasan.(azm)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply