Pemkot Mataram Diminta Batasi Izin Pembangunan Hotel Baru

hotel dalam kota (ilustrasi)

hotel dalam kota (ilustrasi)

Mataram ( Global FM Lombok)- Pemerintah kota Mataram diminta membatasi bahkan menghentikan pemberian izin pembangunan hotel baru di kota Mataram. Alasannya, jumlah hotel bintang maupun non bintang di kota Mataram sudah sangat banyak. Dikhawatirkan, banyaknya hotel di kota ini akan mengakibatkan persaingan usaha yang tidak sehat.

Hal itu disampaikan anggota DPRD NTB dapil Kota Mataram H Abdul Karim kepada Global FM Lombok di Mataram. Dia mengatakan, persaingan harga kamar hotel di saat low season bisa saja terjadi karena banyknya kamar hotel yang sudah dibangun. Politisi partai Gerindra ini mencontohkan di kota Jogja yang jumlah hotelnya yang sangat banyak kerap terjadi perang tarif antar hotel saat low season.

Dia mengatakan, persaingan yang tidak sehat cenderung akan merugikan hotel non bintang. Karena dengan tarif kamar yang rendah di hotel bintang, hampir setara dengan tarif yang diberlakukan hotel non bintang. Saat harga kamar turun, tamu hotel tentu akan memililih hotel berbibtang karena pelayanannya lebih bagus.

Kota Mataram saat ini memiliki lebih dari 2.000 kamar dari 85 hotel melati dan belasan hotel berbintang. Beberapa tahun terakhir memang, investasi hotel berbintang di kota Mataram cukup banyak. Namun ketua Asosiasi Hotel Mataram ( AHM) Reza Bovier menyebut, awal tahun 2016 ini, angka okupansi hotel di kota Mataram diatas 70 persen. Hal itu disebabkan karena banyaknya agenda nasional yang digelar di NTB.(ris)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply