Pemprov NTB : Rencana Pengerukan Pasir di Lombok Timur Penuhi Syarat Lingkungan

tambang pasir laut ( ilustrasi) sumber ; m.energitoday.com

tambang pasir laut ( ilustrasi) sumber ; m.energitoday.com

Mataram (Global FM Lombok)- Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Penelitian (BLHP) NTB, Heri Erfan Rayes mengatakan, berdasarkan kajian yang telah dilakukan pihaknya bersama instansi terkait, rencana pengerukan pasir di selat alas di Lombok Timur oleh PT Dinamika Atria Jaya (DAR) memenuhi seluruh persayaratan yang terkait dengan lingkungan. BLHP mengklaim tidak ada yang perlu dikawatirkan oleh masyarakat jika izin eksploitasi itu telah diberikan oleh pemerintah.

Kepada Global FM Lombok, di kantor gubernur NTB Senin (29/02) Kepala BLHP NTB, Heri Erpan Rayes mengatakan, terdapat 10 kriteria persyaratan lingkungan terkait pengerukan pasir tersebut. Dan semuanya telah dipenuhi oleh perusahaan tersebut. Ia mengatakan, hingga saat ini PT DAR belum menyelesaikan kesesuain antara dokumen Amdal dan kondisi di lapangan. Keduanya perlu disesuaikan sehingga pemerintah dan instansi terkait bisa melakukan pengawasan terkait kekhawatiran rusaknya lingkungan tidak terjadi.

“Sangat memenuhi lingkungan, persyaratannya tidak ada hal yang perlu dikawatirkan terjadi kerusakan yang luar biasa yang tidak sesuai dengan persyaratan lingkungan ada 10 kriteria itu. Kalau semua criteria memenuhi berarti bisa’,katanya.

Ia menuturkan, semua masukan dari masyarakat dan tim ahli harus dimasukkan ke dalam dokumen Amdal tersebut. Jika itu semua belum dipenuhi, BLHP tidak bisa memberikan rekomendasi penerbitan izin kepada BKPMPT NTB. Ia mengatakan, meski tidak ada tenggat waktu untuk penyelesain Amdal ini, namun rekomendasi penerbitan izin tersebut tergantung waktu Amdal tersebut diselesaikan oleh investor. Berdasarkan aturan, dokumen itu harus selesai maksimal 2 bulan sejak pengajuan.

Ia mengatakan, luas areal pengerukan pasir di Lombok Timur sekitar1000 hektar,dengan kedalaman hingga 30 meter. Adapun potensi pasir adalah sebanyak 223 juta meter kubik. (irs)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply