Bangun Infrastruktur, Pemda, BWS dan BJN Harus Sinergi

Dam Pandanduri

Dam Pandanduri

Mataram (Global FM Lombok)- Dinas Pekerjaan Umum, Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Balai Jalan Nasional (BJN) diminta agar bersinergi dalam membangun pekerjaan fisik. Jangan sampai wacana pembubaran BWS dan Balai Jalan mencuat kembali karena di beberapa daerah, kedua balai tersebut kurang koordinasi dengan pemda setempat. Padahal anggaran yang diberikan dari APBN untuk pembangunan fisik sangat besar.

Hal itu disampaikan anggota komisi II DPD RI I Kadek Arimbawa saat melakukan rapat dengar pendapat di Dinas PU Provinsi NTB Senin (29/2). Senator asal Bali ini datang bersama rombongan komite II guna membahas masalah pembangunan infrastruktur di NTB. Dia mengatakan, di masa otonomi daerah ini, ego sektoral masih nampak sehingga menghalangi pembangunan. Namun sinergitas sangat diperlukan agar program didaerah bisa berjalan dengan baik.

Yang tidak kalah pentingnya adalah, BWS maupun BJN melibatkan perusahaan lokal untuk menjalankan programnya.

“ Dulu mencuat pembubarannya. Sekarang masih. Jika memang tidak bagus dan tidak akur sertai tidak dilibatkan perusahaan di daerah ngapain. Sinergi program, karena masing-masing kabupaten dengan otonomi memiliki berbagai macam program, sehingga perlu sinergi.” Katanya.

Terkait dengan hal itu kepala BWS provinsi NTB Asdin Julaidy mengatakan, pihaknya tetap melaksanakan koordinasi dengan pemerintah daerah saat pembangunan infrastruktur seperti pembangunan bendungan. Koordinasi dilakukan agar tidak melanggar RTRW yang sudah disusun. Menurutnya, hampir semua bendungan yang dibangun BWS berada di areal hutan, sehingga siergi program sangat penting.(ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply