Rumah Tidak Layak Huni di Kota Mataram Masih Banyak

rumah tidak layak huni (ilustrasi)

rumah tidak layak huni (ilustrasi)

Mataram (Global FM Lombok)- Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Mataram H. Syaiful Mukmin mengakui rumah tidak layak huni di Kota Mataram masih banyak yang belum tertangani. Data pada tahun 2015 lalu jumlah rumah tidak layak huni yang belum tertangani di Kota Mataram yaitu sebanyak 1.723 rumah.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Mataram H. Syaiful Mukmin mengatakan, kawasan yang paling banyak ditemui rumah tidak layak huni yaitu kampung-kampung asli Kota Mataram seperti Jempong, Karang Pule, Dasan Cermen dan beberapa kelurahan liannya. Pada tahun 2016 ini pihaknya akan memperbaharui kembali data terkait jumlah rumah tidak layak huni di Kota Mataram. Karena dari 1.723 rumah tidak layak huni tersebut, pemerintah Kota Mataram sudah melakukan intervensi melalui beberapa SKPD terkait.

“ Kita mengadakan pendataan ulang. Dari hasil yang kita terima itu kan 1723. Kawasan-kawasan yang paling banyak yaitu daerah-daerah yang di bagian selatan termasuk di kelurahan Jempong, di kelurahan Karang Pule. Karena di kelurahan itu masih kampung-kampung murni” kata Syaiful Mukmim Selasa (19/1)

Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Mataram setiap tahun menganggarkan dana untuk perbaikan rumah tidak layak huni. Pada tahun 2016 ini pihaknya akan menangani sebanyak 80 rumah tidak layak huni. Anggaran yang disiapkan untuk masing-masing rumah yaitu sebesar Rp 10 juta. Anggaran pada tahun ini bertambah jika dibandingkan dangan tahun lalu sebesar Rp 7 juta per satu unit rumah. Namun, jumlah KK yang mendapatkan bantuan lebih banyak yaitu 86 KK (azm/ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply