Target 15 Emas di PON, KONI NTB Minta Dukungan Dewan

Lambang KONI

Lambang KONI

Mataram ( Global FM Lombok)- KONI NTB membutuhkan dukungan dari DPRD Provinsi NTB dalam rangka mewujudkan mimpi 15 medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XIX yang akan digelar tahun ini di Jawa Barat (Jabar). KONI NTB memiliki dana sebesar Rp 22 miliar untuk merealisasikan target perolehan medali tersebut. Namun anggaran itu dirasakan masih kurang, karena dana hanya cukup untuk mengantar para atlet ke arena PON, belum termasuk bonus bagi peraih medali.

Hal itu disampaikan ketua KONI NTB Andy Hadianto saat meneggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRD NTB bersama komisi V bidang olahraga Selasa ( 5/01). Andy mengatakan, rencananya jumlah bonus yang akan diberikan kepada atlet peraih medali emas di PON ini sebesar Rp 150 juta. Janji bonus harus diungkapkan untuk memberikan motivasi bagi para atlet untuk bertanding.

Sementara itu M Nurhaedin, pengurus KONI NTB meminta agar bonus bagi atlet berprestasi bisa menjadi instrument yang dimasukkan dalam Raperda Olahraga yang akan disusun oleh legislative. Bonus atlet tidak hanya berupa dana tunai, namun bisa berupa pekerjaan yang layak. Bonus pekerjaan juga tidak harus menjadi PNS, karena banyak profesi lain yang bisa dijadikan andalan.Dia juga mengharapkan agar komisi V memperhatian fasilitas olehraga dan venue yang banyak tidak terurus oleh pemerintah provinsi.

Jumlah atlet yang akan berangkat ke PON XIX Jabar sebanyak 123 atlet yang bergabung di 20 cabang olahraga (cabor). Mereka ditarget memperoleh 15 medali emas, terutama dari cabor-cabor unggulan. Pada PON ke XVIII di provinsi Riau tahun 2012 lalu, NTB meraih 11 medali emas

Sementara itu, Ketua Komisi V DPRD NTB Hj Wartiah mengatakan, Komisi Olahraga DPRD NTB mendukung pemberian bonus yang menarik bagi para atlet yang meraih medali di perhelatan PON ke XIX yang berlangsung di Jawa Barat tahun 2016 ini. Bonus yang akan diberikan kepada atlet yang berhasil meraih medali emas diupayakan tidak hanya berupa uang tunai, namun berupa pekerjaan tetap.

Wartiah mengatakan, pihak legislative juga menerima kritikan KONI terkait dengan masih banyaknya fasilitas olahraga yang tidak memadai.

Menurut politisi PPP ini, jargon untuk membangun kesadaran berolahraga memang perlu digaungkan lebih sering. Di setiap sekolah di NTB diharapkan dipasang spanduk berisi dukungan untuk para atlet yang bertanding di Jabar sehingga siswa memiliki kepedulian dengan olahraga. Komisi V juga tertarik dengan olahraga rekreasi yang mulai berkembang, terlebih provinsi NTB memiliki banyak destinasi wisata yang beragam.

Dalam kesempatan itu, pengurus KONI NTB mengundang jajaran legislative untuk meninjau langsung persiapan para atlet yang akan berlaga di PON berikut fasilitas yang digunakan selama ini. Jika dilakukan perbandingan dengan provinsi lain, fasilitas untuk atlet yang dimiliki NTB masih kalah cukup jauh(ris)-

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply