Tangani Semrawutnya Sampah, Pemprov NTB Alokasikan Anggaran Rp 4,5 Milyar

Kepala Bappeda NTB Chairul Machsul

Kepala Bappeda NTB Chairul Machsul

Mataram (Global FM Lombok)- Pemprov NTB mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,5 milyar dalam APBD NTB tahun 2016 untuk menangani persoalan sampah yang dinilai semakin semrawut, terutama di kawasan wisata dan perkotaan. Anggaran tersebut, dialokasikan melalui program NTB bersih untuk pembelian incinerator atau alat penghancur sampah.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB, Chairul Machul kepada Global FM Lombok, Rabu (6/1) di kantor gubernur NTB. Ia mengatakan, sejumlah Kabupaten Kota yang diperkirakan bakal menerima bantuan incinerator tersebut, adalah daerah yang produksi sampahnya cukup tinggi dan sulit tertangani, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Tengah dan Lombok Barat.

“Untuk sampah, di APBD 2016 ada program NTB bersih untuk membantu kawasan-kawasan yang punya produksi sampah tinggi, perkotaan juga termasuk kawasan pariwisata yang selama ini dikekuhkan, Rp 4,5 milyar karena itu untuk incinerator, bukan jalan. Kemungkinan ini untuk KLU, Mataram, Lombok Barat dan Lombok Tengah”, katanya.

Ia menambahkan, harga incinerator per unit sebesar Rp 200 juta. Untuk di Gili Trawangan yang selama ini kesulitan dalam menangani sampah, di kawasan wisata dunia tersebut, sudah ada lahan milik Pemprov seluas 68 hektar. Lahan itu dikerjasamakan dengan pihak ketiga untuk menangani sampah. Hanya saja, persoalan sampah ini masih sulit tertangani karena pola penanganan sampah yang masih tradisional. Yakni dengan menaruh sampah di rumah tangga yang diangkut ke TPS lalu ke dibawa ke TPA. Karena itu, tahun ini Pemprov akan menggunakan incinerator untuk menangani sampah-sampah tersebut. (irs)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply