Di Tingkat Agen, Harga Elpiji 12 Kilo di NTB Turun Jadi 143 Ribu

Elpiji 12 Kilo

Elpiji 12 Kilo

Surabaya (Global FM Lombok)- Wilayah Pertamina Marketing Operation Region V yang meliputi Jatim, Bali dan NTB menurunkan harga elpiji 12 kilo gram mulai tanggal 5 Januari ini. Penurunan harga berkisar antara Rp.5.800 hingga 5.900/tabung. Di tingkat agen di wilayah NTB, harga elpiji 12 kilo menjadi Rp.143.100/tabung dari harga sebelumnya Rp.148.900/tabung. Turunnya harga elpiji ini seiring dengan penurunan harga rata-rata CP Aramco yang menjadi acuan harga elpiji.

Area Manager Communication & Relation Marketing Operation Region V Heppy Wulansari dalam rilisnya Selasa (5/1) siang menjelaskan, harga jual elpiji 12kg di Agen elpiji Pertamina wilayah Jatim sekitar 131.200 per tabung. Sementara harga jual elpiji 12 Kg di tingkat Agen wilayah Bali menjadi Rp. 127.500/tabung dari harga sebelumnya Rp.133.400/tabung. Harga jual LPG 12 kg di konsumen akan bervariasi menyesuaikan dengan jarak suplai point.

Untuk mengantisipasi perbedaan harga jual LPG 12 Kg di lapangan, Pertamina menetapkan harga eceran di SPBU yg menjadi outlet elpiji 12 Kg. Hal ini dimaksudkan agar SPBU bisa berperan menjadi barometer harga elpiji 12 Kg bagi konsumen. Selain SPBU, outlet modern seperti indomaret juga dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai barometer harga elpiji.

“LPG 12 Kg saat ini juga sudah dijual di 954 SPBU tersebar di seluruh Kota/Kabupaten. Harga di SPBU ini bisa menajdi barometer harga LPG 12 Kg di suatu wilayah. Sehingga jika harga di pasaran terlalu tinggi, masyarakat bisa membeli LPG 12 Kg di SPBU yang menyediakannya” jelas Heppy

Selain elpiji 12 Kg (tabung biru), penurunan harga juga diberlakukan untuk produk elpiji Bright Gas yang mengalami penurunan di kisaran harga Rp.4.800-4.900/tabung. Dengan penurunan ini maka harga Bright Gas di agen NTB Rp. 147.100/tabung.(ris)-

 

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply