Enam Bulan, Warga Miskin di NTB Turun 21 Ribu Orang

Grafik faktor-faktor yang mendorong penurunan kemiskinan di NTB

Grafik faktor-faktor yang mendorong penurunan kemiskinan di NTB

Mataram (Global FM Lombok)-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB, Senin (4/1) siang merilis jumlah penduduk miskin di Provinsi NTB pada September 2015 mencapai 802 ribu orang (16,54 persen). Jumlah ini berkurang sebanyak 21,600 orang lebih (0,56 persen) dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2015 yang jumlahnya sebesar 823,890 orang (17,10 persen).

Menurut Kepala BPS Provinsi NTB, Wahyudin, selama periode Maret 2015 – September 2015, penduduk miskin di daerah perkotaan berkurang sekitar 14,600 orang (dari 391 ribu orang pada Maret 2015 menjadi 377 ribu orang pada September 2015). Begitu pula di daerah perdesaan penduduk miskin berkurang sebanyak 7,000 orang (dari 432 ribu orang pada Maret 2015 menjadi 425 ribu orang pada September 2015).

„ Jumlah penduduk miskin di provinsi NTB pada September 2015 berjumlah sekitar 802,29 atau secara persentae sebesar 16,54 persen. Ada penurunan tingkat kemiskinan dibanding bulan Maret 2015 sebesar 17,10 persen. Jumlah penurunannya sekitar 21 ribu lebih” kata Wahyudin.

Penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2015 sebesar 19,24 persen, berkurang menjadi 18,40 persen pada September 2015 begitu pula untuk penduduk miskin di daerah perdesaan berkurang, yaitu dari 15,53 persen pada Maret 2015 menjadi 15,18 persen pada September 2015.

Peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Ini terjadi baik di Perkotaan maupun perdesaan. Pada September 2015, sumbangan garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan sebesar 72,82 persen untuk perkotaan dan 76,21 persen untuk daerah perdesaan.

Jumlah penduduk kategori Sangat Miskin pada September 2015 mencapai 291 ribu orang (6,01 persen) mengalami peningkatan dibandingkan Maret 2015 yang mencapai 340 ribu orang (7,06 persen). Sedangkan untuk penduduk kategori Miskin mengalami peningkatan dari 483 ribu orang (10,04 persen) pada Maret 2015 menjadi 510 ribu orang (10,54 persen) September 2015.

Secara absolut jumlah penduduk kategori sangat Miskin di perkotaan pada September 2015 lebih rendah dibanding penduduk Sangat Miskin di perdesaan. Penduduk kategori Sangat Miskin di perkotaan mencapai 108 ribu orang (5,27 persen), di perdesaan mencapai 183 ribu orang (6,54 persen).(ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply