Hasil Sementara Pilkada di NTB, Calon Petahana Tumbang di Bima, KSB dan KLU

PEROLEHAN SEMENTARA  Calon Kepala Daerah di NTB

PEROLEHAN SEMENTARA Calon Kepala Daerah di NTB

Mataram (Global FM Lombok) –Pasangan petahana Drs. H. Syafrudin, H.M. Nur, M.Pd. – Drs. H. Masykur H.M.S (SYUKUR) diperkirakan kalah di Pilkada 2015 menyusul hasil sementara hitung cepat dari sejumlah lembaga survei yang memenangkan pesaingnya, Hj. Indah Damayanti Putri – Drs. Dahlan M. Nor, MPd (Dinda-Dahlan). Selain di Bima, pasangan petahana di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Djohan Sjamsu, SH dan Mariadi, S.Ag (JADI) dan pasangan petahana di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Drs. H. Mala Rahman – Iwan Panjidinata, berdasarkan hasil sementara hitung cepat juga tumbang.

Berdasarkan hitung cepat yang dirilis KCI-LSI Network, Rabu (9/12) sekitar pukul 17.00 Wita kemarin, Dinda-Dahlan unggul dengan perolehan 39,92 persen suara sementara pasangan SYUKUR yang berstatus petahana hanya meraih 28,65 persen.

Pasangan nomor urut dua, Ady Mahyudi – Drs. A. Zubair memperoleh 20,61 persen suara sementara pasangan Abdul Khayir, SH, MH – Drs. H. Abdul Hamid, M.Si meraih 10,82 persen. Tingkat Partisipasi Pemilih di Pilkada Bima tercatat mencapai 71.15 persen sementara data sampel yang dihimpun KCI-LSI Network mencapai 97,3 persen.

Sementara itu, hasil hitung cepat yang dirilis LSI Denny J.A melalui akun facebooknya memperlihatkan hasil yang serupa meski berbeda dalam persentase suara. Di Pilkada Kabupaten Bima, dengan data masuk 100 persen, Abdul Khayir, SH.,MH dan Drs. H. Abdul Hamid, M.Si meraih 10,87 persen. Ady Mahyudi dan Drs. A. Zubair 20,58 persen, Drs. H. Syafrudin, H.M. Nur, M.Pd. dan Drs. H. Masykur H.M.S 28,40 persen, Hj. Indah Damayanti Putri dan Drs. Dahlan M. Noer 40,15 persen.

Sedangkan, hitung cepat yang dilakukan Sinergi Data Indonesia di Pilkada Lombok Tengah (Loteng) memperlihatkan kemenangan kubu incumbent, H. M. Suhaili FT, SH – Lalu Pathul Bahri. Pasangan ini meraih 47,24 persen suara dari 93,06 persen data sampel yang dihimpun Sinergi Data Indonesia. Pasangan Lalu Gede M. Ali Wirasakti Amir Murni – Lalu Achmad Wirajaya yang menjadi pesaing terdekatnya dilaporkan hanya memperoleh 26,43 persen, disusul pasangan Lalu Suprayatno – Zainul Aidi yang meraih 16,26 persen, H. Suharto – Lale Widare yang meraih 5,93 persen dan Lalu Wiratmaja – Badrun Nadianto dengan 4,14 persen.

Masih di Pilkada Kabupaten Loteng, hitung cepat yang dirilis LSI Denny J.A, memperlihatkan hasil yang serupa. H. Lalu Wiratmaja, SH – Badrun Nadianto meraih 4,27 persen, H. M. Suhaili FT, SH dan Lalu Pathul Bahri 45,62 persen, TGH. Lalu Gede Sakti dan H. Lalu Achmad Wirajaya 26,76 persen, H. Suharto dan Hj. Lale Widare 6,61 persen, H. Lalu Suprayatno, SH. MM. dan Zainul Aidi, SP. 16,73 persen. Data Masuk yang diolah LSI Denny JA mencapai 100 persen.

Di Kabupaten Lombok Utara (KLU), hitung cepat KCI-LSI Network memperlihatkan kemenangan pasangan Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MM – Sarifudin, SH (NASA). Pembicara dari KCI-LSI Network, Rasmuddin mengemukakan bahwa berdasarkan hitung cepat yang mereka lakukan, pasangan petahana Djohan Sjamsu, SH dan Mariadi, S.Ag (JADI) memperoleh 46,82 persen suara. Sementara pasangan Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MM – Sarifudin, SH (NASA) meraih 53,18 persen suara.

KCI juga mencatat tingkat partisipasi pemilih berada di angka 81,99 persen yang mencerminkan tingginya tingkat partisipasi pemilih di Pilkada KLU di banding daerah lainnya. Data sampel yang masuk, menurutnya telah mencapai 99,07 persen.

Quick Count LSI yang dipublikasikan di akun facebook Denny J.A untuk Pilkada KLU memperlihatkan, pasangan Djohan Sjamsu, SH dan Mariadi, S.Ag memperoleh 46,96 persen suara, sementara Dr. Najmul Akhyar, SH, MH dan Sarifudin, SH meraih 53,04 persen. Data Masuk yang diolah LSI Denny JA mencapai 99,54 persen.

Hasil rekapitulasi lembaga survei yang ditunjuk tim JADI, ikut menempatkan keunggulan sementara untuk NASA. Hingga perhitungan pada pukul 18.30 Wita, tim survei baru memperoleh input data sementara sebesar 47 persen dari total 156.449 suara. Dari 47 persen itu, JADI memperoleh 43.516 atau sama dengan 28 persen, sedangkan NASA memperoleh 46.178 atau sama dengan 30 persen.

Sementara itu, hasil perhitungan sementara Pilkada Kota Mataram, pasangan H. Ahyar Abduh – H. Mohan Roliskana (AMAN) unggul telak dibandingkan pasangan H. Salman – Jana Hamdiana (SAHAJA).

Data yang dihimpun Suara NTB dari Desk Pilkada Kota Mataram, di enam kecamatan se-Kota Mataram, perolehan suara sah pasangan AMAN telampau tinggi dibandingkan rival politiknya.

Di Kecamatan Mataram perolehan suara AMAN yakni 21.064, Cakranegara 19.031 suara, Ampenan 23.777 suara, Selaparang 34.332 suara, Sandubaya 14.080 suara dan Kecamatan Sekarbela 15.211 suara. Perolehan suara sah pasangan AMAN mencapai 127.495 atau sekitar 77,20 persen.

Sedangkan, perolehan suara pasangan SAHAJA di Kecamatan Mataram, 7.276 suara, Cakranegara 6.098 suara, Ampenan 7.082 suara, Selaparang 9.291 suara, Sandubaya 3.832 suara dan Kecamatan Sekarbela 4.070 suara. Total keseluruhan suara sah diperoleh SAHAJA 37.649 atau sekitar 22,80 persen.

Di Dompu, data sementara dari hasil real count tim pemenangan pasangan Drs. H. Bambang M. Yasin – Arifuddin, SH (HBY – Arif) dan tim pemenangan pasangan H. Abubakar Ahmad, SH – Kisman, SH (OK) menempatkan pasangan HBY – Arif sebagai pemenang.

Data dari 329 TPS dari 573 TPS se-Kabupaten Dompu yang dirilis tim HBY-Arif sekitar pukul 16.30 Wita, Rabu kemarin, pasangan HBY – Arif meraih 37.505 suara atau 38,50 persen. Pasangan OK meraih suara 25.743 suara atau 26,43 persen, pasangan H. Mulyadin – Kurniawan Ahmadi meraih 20.030 suara atau 20,56 persen, dan pasangan Syafruddin – Rafiudddin meraih 14.130 suara atau 14,51 persen dengan total suara sah 97.408 atau 74,93 persen.

Sementara, di Pilkada Kabupaten Sumbawa, hasil hitungan sementara yang dihimpun Suara NTB dari posko pasangan H. M. Husni Jibril dan Drs. H. Mahmud Abdullah (Husni-Mo), pasangan Nomor urut 3 tersebut unggul cukup jauh dengan perolehan suara sementara mencapai 49,46 persen. Disusul pasangan nomor 2, Saat-Jaya meraih 34,82 persen dan pasangan Nomor 1, Jack Morsa-H. Irwan Rahadi (JIWA) sebesar 15,73 persen.

Ketua Tim Pemenangan Husni Mo, Syamsul Fikri S.Ag, M.Si, kepada Suara NTB, Rabu (9/12) kemarin menegaskan data tersebut merupakan hasil perolehan suara per TPS yang dihitung berdasarkan data C1 dari saksi yang mereka tempatkan di setiap TPS.

“Bukan survei abal-abal dan bisa dipertanggungjawabkan. Dari 861 TPS, yang sudah masuk ke data kita 400 lebih TPS. Artinya sudah setengah dari total TPS yang ada dan menggambarkan keunggulan kita atas calon lain. Posisi kita sudah unggul,” tandasnya.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Suara NTB dari pasangan Dr. Ir. W. Musyafirin, MM – Fud Syaifuddin, ST, pasangan nomor urut tiga ini meraih total 30.591 suara atau 42,52 persen. Pesaing terdekatnya, pasangan nomor urut 2, Drs. H. M. Nur Yasin – Masra Jayadi, SE meraih 27.664 suara atau 38,45 persen sedangkan pasangan nomor urut 1, Drs. H. Mala Rahman – Iwan Panjidinata, SE meraih 13.696 suara atau 19,04 persen.

Sementara itu, kubu Nur Yasin yang dimintai data versi mereka belum bersedia memberikan data yang diminta dengan alasan masih menunggu proses pengumpulan data dari sumber data mereka. (aan)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply