Saat Razia, BBPOM Mataram Langsung Musnahkan Kosmetik Berbahaya

Petugas BBPOM sedang memeriksa kosmetik di Pasar

Petugas BBPOM sedang memeriksa kosmetik di Pasar

Mataram (Global FM Lombok)-Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Mataram melakukan razia atau inspeksi mendadak (Sidak) di dua pasar tradisional yaitu Pasar Cakranegara dan pasar ACC Ampenan Kamis (26/11) pagi. BPPOM Mataram menemukan puluhan jenis kosmetik yang mengandung bahan berbahaya. Puluhan kosmetik berbahaya tersebut langsung dimusnahkan di lokasi penemuan.

Kepala Seksi Pemeriksaan pada BBPOM Mataram Yosef Dwi Irwan kepada Global FM Lombok Kamis (11/26) di Mataram mengatakan, temuan komestik pada tahun ini lebih kecil jika dibandingkan dengan tahun lalu. Penurunan temuan penjualan kosmetik berbahaya ini mencapai 50 persen. Dari sidak yang dilakukan, banyak penjual kosmetik berbahaya menyembunyikan barang jualannya di pendagang sayur untuk menghindari penertiban.

“Hasilnya tadi ditotal secara keseluruhan kita temukan ada sekitar 35 item. Yang paling banyak kosmetik dengan jumlah kurang lebih 400 pices yang merupakan gabungan disini (pasar Cakranegara) dan di ACC. Juga masih ditemukan adanya obat keras dan bleng yang merupakan campuran bahan pangan. Ini yang menjadi PR kita bersama karena ini masih banyak ditemukan di industri kerupuk” kata Yosef.

Penyitaan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya ini lanjut Yosef untuk memberikan efek jera kepada para pedagang. Masih ditemukanya penjualan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, dinilai karena kurang kesadaran dari para penjual dan masyarakat sebagai konsumen.

Beberapa produk kosmetik yang sudah terkenal juga disita oleh pihak BBPOM Mataram seperti Citra dan Ponds. Penyitaan yang dilakukan karena kosmetik yang menggunakan label produk yang terkenal tersebut dipalsukan oleh oknum. Saat ini, BBPOM Mataram menyasar perusahaan yang memproduksi kosmetik yang mengandung bahan berbahaya.(azm/ris)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply