Pemerataan Guru di NTB Masih Rendah

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi

Mataram (Global FM Lombok)- Pemerataan sebaran guru di provinsi NTB masih rendah. Guru lebih banyak menumpuk di kota-kota besar, namun minim di wilayah terpencil seperti perbukitan dan pedesaan, khususnya di wilayah pesisir. Kondisi tersebut menjadi persoalan karena berakibat pada pendidikan anak sekolah yang tidak merata. Bahkan, seringkali kompetensi guru yang ada di daerah terpencil kurang dan tidak sesuai dengan kebutuhan.

Hal itu dikatakan gubernur NTB TGH.M.Zainul Majdi kepada Global FM Lombok di kantor gubernur NTB, Selasa (17/11) pagi. Ia mengatakan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB telah diinstruksikan untuk segera berkoordinasi dengan Dikpora Kabupaten Kota. Dikpora harus melihat dengan rill sebaran guru di desa-desa atau wilayah mana yang persebaran gurunya masih kurang. Selanjutnya, Pemprov NTB akan meminta kepada Pemkab atau Pemkot untuk melakukan re-alokasi agar para guru bisa lebih merata.

“Pemerataan guru itu memang salah satu masalah di dalam dunia pendidikan kita, bahwa ternyata di daerah kita mungkin juga di provinsi lain itu terjadi ketidak merataan di dalam persebaran guru. Jadi ada daerah yang relative infrastrukturnya lengkap, itu gurunya cukup bahkan lebih. Masih banyak daerah kita, khususnya di daerah yang akses untuk mencapainya itu tidak mudah itu gurunya jauh dari kebutuhan, kurang’, katanya.

Gubernur mengatakan, jika persoalan rendahnya pemerataan sebaran ini karena guru lebih suka mengajar di kota, Pemprov maupun Pemkab perlu menyiapkan insentif bagi para guru yang ada di wilayah terpencil. Di dalam Undang-undang, sudah ada aturan tentang pemberian insenteif kepada guru dan dosen di wilayah terpencil. Jika insentif tersebut belum mencukupi, maka Pemprov bersama Kabupaten Kota akan berupaya untuk menyiapkan insentif tambahan sehingga para guru berkeinginan untuk mengajar di daerah-daerah terpencil.(irs)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply