Kembangkan Pariwsata, Pemda HaKembangkan Pariwsata, Pemda Harus Maksimalkan Transportasi Daratrus Maksimalkan Transportasi Darat

GM Santika Lombok/ Ketua AHM Reza Bovier

GM Santika Lombok/ Ketua AHM Reza Bovier

Mataram (Global FM Lombok)- Dengan penutupan Bandara Internasional Lombok (BIL) yang sudah terjadi sejak sepekan terakhir, mengakibatkan tingkat hunian hotel turun drastis. Sehingga dengan kondisi ini, pemerintah daerah harus memaksimalkan transportasi darat. Karena saat ini, transportasi darat belum disiapkan dengan maksimal.

Demikian disampaikan Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM) Reza Bovier kepada Global FM Lombok Rabu (11/11) di Mataram. Ia mengatakan, selama ini sarana dan prasarana transportasi yang disiapkan disetiap pelabuhan dinilai masih sangat minim. Sehingga wisatawan banyak yang membatalkan kunjungannya ke pulau Lombok. Transportasi darat harus menjadi solusi terhadap kondisi saat ini, agar pariwisata di pulau Lombok tetap berjalan.

Upaya untuk memaksimalkan pariwisata dan tingkat kujungan ke pulau Lombok, pemerintah daerah tidak bisa hanya mengandalkan transportasi udara. Berdasarkan data yang dimiliki, sejak seminggu terakhir wisatawan yang membatalkan kunjungannya ke pulau Lombok mencapai 3000 orang lebih.

Selain karena sepinya tingkat hunian, kerugian bisnis perhotelan juga disebabkan karena pemadaman bergilir yang dilakukan oleh PLN. Sehingga setiap hotel harus menyiapkan genset, sementara biaya bahan bakar genset dinilai lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya listrik perbulan. Disebutkan jumlah hotel di Kota Mataram sebanyak 108 unit baik hotel melati maupun hotel berbintang.

Reza menyebutkan, kerugian yang dialami hotel perminggu akibat erupsi gunung Barujari tersebut antara Rp 300-400 juta.(azm)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply