Seluruh Jalur Penerbangan Tertutupi Abu Vulkanik, Bandara Lombok Masih Lumpuh

Bandara Internasional Lombok (BIL)

Bandara Internasional Lombok (BIL)

Mataram (Global FM Lombok)-Berdasarkan pantauan radar dan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), seluruh jalur penerbangan dari dan menuju Bandara International Lombok (BIL) tertutupi oleh abu vulkanik gunung Barujari. Kondisi tersebut cukup membahayakan penerbangan sehingga pihak bandara kembali memperpanjang waktu penutupan bandara sampai dengan Minggu (8/11) jam 8:45 pagi.

Demikian dikatakan General Maneger PT Angkasa Pura I BIL, Pujiono kepada Global FM Lombok, di Mataram Sabtu (7/11) siang. Ia mengatakan, semula BIL direncanakan beroperasi pada Sabtu jam 8:45 pagi. Namun, pihaknya kembali mengajukan penutupan bandara kepada Kementerian Perhubungan sampai penerbangan dinyatakan aman. Jumlah penerbangan yang dibatalkan masih 33 penerbangan dengan 30 penerbangan domestic dan 3 penerbangan international.

“Harusnya Notam kita hanya sampai tadi pagi jam 8:45, namun menjelang itu kita evaluasi kembali dengan melihat fakta-fakta di lapangan yakni melihat kondisi debu di daratan dan informasi dari BMKG dan melihat rute-rute yang dilihat dengan radar, kita simpulkan masih tidak aman dan kita usulkan ke pemerintah untuk ditutup dulu sampai dinyatakan aman karena ini berbahaya untuk keselamatan penerbangan”, katanya.

Ia mengatakan, kondisi BIL sampai saat ini masih kondusif dan tidak terjadi tumpukan penumpang. Hal itu karena Bandara Ngurah Rai Bali sudah dibuka sehingga banyak penumpang menggunakan jalur darat menuju Bali dan melanjutkan penerbangannya. Selain itu, para penumpang di BIL, juga sudah menjadwal ulang keberangkatannya ke maskapai masing-masing.

Adapun terkait kerugian yang dialami PT AP akibat penutupan aktifitas bandara selama empat hari terakhir, diakuinya memang mengalami kerugian. Namun terkait jumlah, Pujiono enggan membeberkannya. (irs/ris)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply