Erupsi Gunung Baru Jari, Tanaman Padi Diperkirakan Aman

gunung barujari meletus

gunung barujari meletus

Mataram (Global FM Lombok)-Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (Distan) TPH NTB Husnul Fauzi mengatakan, tanaman pangan di daerah ini diperkirakan aman dari erupsi gunung Baru Jari. Meski sekarang ini hampir seluruh pulau Lombok sudah terkena abu vulkanik, namun tanaman pangan tidak akan rusak sepanjang unsur hara dari tanaman tersebut tidak diselimuti oleh debu vulkanik tersebut. Selain itu, lokasi tanaman pangan berada di lokasi yang aman, jauh dari lokasi gunung Baru Jari.

Kepada Global FM Lombok, di Mataram Jum’at (6/11) sing, Kepala Distan TPH NTB, Husnul Fauzi mengaku belum melakukan pemantauan ke lapangan karena baru kembali dari luar daerah. Hanya saja, untuk daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang sebelumnya cukup parah terkena dampak abu vulkanik, tanaman pertanian disana hanya 1 sampai 2 ribu hektar dari 9.200 hektar tanaman padi pada awal tanam bulan November ini untuk wilayah irigasi. Adapun areal lain yang masih menunggu debit air yang cukup dikatakannya belum melakukan penanaman.

‘Kalau pertanian, pada tegakan tanaman atau standing crop, kita tidak terpengaruh atas erupsi sepajang erupsi itu tidak terlalu terselimuti di unsur haranya. Kalau sekarang ini kan pada daerah-daerah irigasi itu tertanami. Tapi di daerah-daerah yang masih menunggu air hujan itu belum tertanami. Jadi sebagian kecil, di KLU sekitar seribu sampai 2 ribu hektar dari 9.200 hektar yang sudah tanam di daerah irigasi”, katanya.

Ia mengatakan, beberapa tanaman pangan yang sudah ditaman di wilayah-wilayah irigasi baru berumur 1 sampai 2 bulan. Namun, sebagian besar petani masih dalam tahap persiapan tanam. Ia mengatakan, abu vulkanik tersebut, hanya berbahaya bagi kesehatan pernapan manusia, dan tidak terlalu berdampak pada tanaman. Di radius 3 kilo meter yang harus steril, tidak terlalu banyak areal pertanian karena kemiringannya diatas 15 persen kecuali ada aliran vulkanik lahar dingin yang akan merusak tanaman. (irs)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply