Status Gunung Jari Meningkat, Wisatawan dan Ratusan Umat Hindu Dievakuasi

gunung barujari meletus 2Mataram (Global FM Lombok)-Status Anak Gunung Baru Jari Kabupaten Lombok Timur yang meletus pada Minggu (25/10) lalu, telah ditingkatkan ke level waspada. Karenanya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB bersama instansi terkait untuk melakukan evakuasi terhadap wisatawan pendaki dan ratusan umat Hindu yang melaksanakan kegiatan ritual agama di Danau Segara Anak Gunung Rinjani.

Demikian dikatakan Kepala BPBD NTB, H. Azhar kepada Global FM Lombok, di kantor gubernur NTB, Selasa (27/10). Ia mengatakan, jumlah umat Hindu yang melakukan sembahyang di Gunung Rinjani cukup banyak yang mencapai 750 umat. Tim BPBD sudah mulai melakukan evakuasi sejak hari Minggu lalu dan diperkirakan berakhir pada Selasa petang. Dalam radius 3 kilo meter dari Gunung Baru Jari, harus sterill dari kegiatan masyarakat.

“Sekarang ini, yang kita evakuasi wisatawan yang ada di puncak sama umat Hindu yang melakukan sembahyang itu, banyak sekali disana. Itu sudah diturunkan sejak kemarin, sejak hari Minggu, Senin dan hari Selasa ini memang jadwal mereka berakhir, sekarang memang sedang dievakuasi radius tiga kilo meter sudah sterill dia. Nah sambil kita pantau ke kondisi berikutnya apakah sudah naik dia ke siaga”, katanya.

Ia mengatakan, proses evakuasi ini dilakukan sambil memantau kondisi Gunung Jari berikutnya. Jika sudah berada di level siaga, BPBD bersama instansi terkait akan melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung. Rabu (28/10) ini, BPBD akan melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait dalam menyusun strategi evakuasi yang lebih cepat dan tanggap.

Ia mengatakan, saat ini aktifitas Gunung Baru Jari sudah menurun, meski beberapa hari kemarin terjadi semburan abu vulkanik. Selain itu,sejauh ini belum terjadi semburan api sehingga levelnya belum naik menjadi Awas. (irs/ris)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply