Faktor Kemiskinan, Sejumlah Anak ditemukan Kurang Gizi di Kota Mataram

gizi buruk ( ilustrasi)

gizi buruk ( ilustrasi)

Mataram (Global FM Lombok)-Setidaknya tiga anak mengalami kurang gizi di kelurahan Ampenan Tengah, kota Mataram karena factor kemiskinan. Hal ini disebabkan karena sebagian besar mata pencarian masyarakat setempat yaitu sebagai nelayan dan rentan dengan kemiskinan.

Demikian disampaikan Penjabat walikota Mataram Hj. Putu Selly Andayani kepada Global FM Lombok Selasa (10/27) di Ampenan. Ia mengatakan, Kota Mataram harus memiliki Rumah Pemulihan Gizi (RPG) agar orang tua mengetahui cara mengasuh anak. Sehingga, keluarga miskin dan anak-anak yang kurang gizi bisa dimasukkan ke RPG.

Anak yang kurang gizi dinilai tidak hanya ditangai oleh pihak Puskesmas melainkan RPG yang khusus menangani masalah tersebut. Pengadaan RPG di Keluarahan Ampenan Tengah dengan memanfaatkan bangunan yang sudah ada. RPG tdi kota Mataram akan diresmikan pada tanggal 22 Desember mendatang bertepatan dengan hari ibu.

“ Harus ada rumah perlindungan gizi anak. Ini kita ambil lokasi di Ampenan Tengah sebagai pilot project. Kalau ini sukses, nanti disetiap kecamatan akan ada. Di Ampenan Tengah ini ada tiga anak yang gizi kurang karena faktor kemiskinan, karena disini penduduknya lebih banyak ke pesisir” kata Selly.

Dia mengatakan, di RPG tersebut orang tua terutama yang menikah usia dini akan diberikan pembinaan bagaimana pola mengasuh anak yang baik. Pemerintah Kota Mataram akan mengalokasikan anggaran untuk RPG tersebut melalui APBD Kota Mataram tahun 2016. Namun, untuk tahun 2015 ini biaya pengelolaannya bersumber dari dana sosial kemasyarakatan atau CSR perusahaan swasta..(azm/ris)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply