Kekeringan Lahan Pertanian Padi di NTB Menurun, Puso Meningkat

Salah satu sudut persawahan di Lombok Tengah yang terkena musim kemarau

Salah satu sudut persawahan di Lombok Tengah yang terkena musim kemarau

Mataram (Global FM Lombok)-Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultra (Distan TPH) NTB mencatat, jumlah kekeringan lahan pertanian padi di NTB pada September ini mengalami penurunan, yang semula seluas 6 ribu hektar menjadi 2 ribu hektar. Meski demikian, kondisi tersebut tidak berjalan lurus dengan tanaman padi yang mengalami gagal panen atau puso. Jumlah tanaman padi yang mengalami puso justru bertambah menjadi 800 hektar dari data sebelumnya 600 hektar.

Hal itu dikatakan Kepala Distan TPH NTB, Husnul Fauzi kepada Global FM Lombok, di kantor gubernur NTB. Ia mengatakan, penurunan kekeringan ini terjadi karena banyak tanaman padi yang sudah dipanen. Sementara peningkatan padi puso ini terjadi akibat bergesernya status tanaman padi dari kekeringan berat menjadi puso. Namun, jauh sebelumnya pemerintah telah menyalurkan bantuan mesin pompa air yang mencapai 300 unit lebih untuk menekan padi puso tersebut.

Standing crop itu sudah mulai berkurang, sudah panen kana. Artinya penanganan kekeringan kita berkurang. Sampai dengan sekarang kekeringan kita dua ribu dari enam ribu hektar. Kemudian Puso itu naik dia memang dari 600 ke 800 hektar ”, katanya.

Ia mengatakan, tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan segera turun ke NTB untuk memantau kelayakan lahan pertanian yang akan diairi dengan menggunakan hujan buatan. Pengadaan hujan buatan tersebut diharapkan bisa dilakukan pada bulan Oktober mendatang untuk menekan bertambahnya tanaman puso serta mengantisipasi terlambatnya musim tanam pertama pada Oktober-Maret 2016. Hujan buatan tersebut, akan diprioritaskan untuk mengairi embung-embung serta waduk masyarakat sehingga bisa mengairi persawahan pada musim tanam pertama ini. (irs/ris)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply