Jelang Pilkada, BI Antisipasi Peredaran Uang Palsu

Uang Rupiah (ilustrasi)

Uang Rupiah (ilustrasi)

Mataram (Global FM Lombok)-Kantor Bank Indonesia (BI) perwakilan NTB mengantisipasi peredaran uang palsu pada momentum Pilkada serentak tahun ini. Meski sejauh ini belum ditemukan tanda-tanda peredaran uang palsu, namun BI tetap waspada. Karena peredaran uang pada momen Pilkada ini diprediksi akan ukup besar seiring dengan besarnya dana kampanye calon kepala daerah.
Hal itu dikatakan Kepala BI perwakilan NTB, Prijono kepada Global FM Lombok, di Mataram Selasa (15/09) siang. Ia mengatakan, pihaknya terus menerus melakukan sosialisasi mengenai ciri-ciri keaslian uang rupiah sehingga masyarakat bisa memahami seperti apa dan bagaimana bentuk uang palsu.

“Sejauh ini tidak menunjukkan tanda-tanda ke arah sana tapi tetap kita monitoring itu dan kita tetap lakukan terus menerus, kita hanya melakukan pencegahan. Tapi koordinasi dengan polisi, TNI, kita juga lakukan sosialisasi dengan teman-tema yang di level yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, babinsa itu”, katanya.

Ia mengatakan, sejauh ini belum ada tanda-tanda yang cukup mengkhawatirkan terkait peredaran uang palsu menjelang Pilkada. Diharapkan kondisi seperti ini tetap berlangsung hingga berakhirnya masa pemilihan kepala daerah. Menurutnya, peredaran uang yang cukup besar pada masa pilkada ini akan cukup bagus bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. (irs)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply