Jelang Idul Adha, Pemprov NTB Bentuk Tim Pengawasan Hewan Kurban

Sapi yang dipelihara masyarakat Lombok

Sapi yang dipelihara masyarakat Lombok

Mataram (Global FM Lombok)-Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi NTB telah membentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap hewan kurban jelang hari raya Idul Adha 1436 hijriah ini. Tim yang beranggotakan 47 orang tersebut, akan memeriksa tempat-tempat penampungan daging kurban dan pasar hewan untuk memastikan bahwa daging kurban yang akan disalurkan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Hal itu dikatakan Kepala Disnakeswan NTB, Hj. Budi Septiani kepada Global FM Lombok, di kantor Gubernur NTB, Jum’at (11/09) siang. Ia mengatakan, tim pengawasan dari provinsi akan bekerjasama dengan tim pengawasan dari pemerintah Kabupaten Kota. Selanjutnya mereka melakukan pemantauan daging kurban hingga H +1 perayaan hari raya kurban. Selain membentuk tim pengawasan, pihaknya juga sudah membentuk dua lokasi pengaduan jika dijumpai daging kurban yang tidak sesuai ketentuan, yakni di Banyumulek Lombok Barat dan di kantor Disnakeswan NTB di Jln Erlangga Kota Mataram.

“Setiap tahun selalu dibentuk tim untuk pengawasan dan pengendalian penampungan, termasuk di pasar hewan ini juga. Jadi nanti di setiap tempat penampungannya itu akan ada label bahwa ini sudah dilakukan pemeriksaan. Berarti tempat itu sudah aman untuk dijadikan sebagai kurban. Nah kemudian H-1, itu nanti akan dilakukan lagi pemeriksaan di tempat-tempat penampungan untuk persiapan kurban.” , katanya.

Meski demikian, ia mengklaim bahwa sejauh ini belum ditemukan penyakit hewan di NTB. Hal itu karena tim dari Unit Respon Cepat (URC) melakukan pengendalian langsung ketika ada informasi penyakit hewan. Adapun potensi sapi potong yang dimiliki oleh NTB sebanyak 129 ribu ekor per tahun. Adapun kesiapan untuk daerah sebanyak 65 ribu ekor dan sudah terealisasi sebanyak 51 ribu ekor. (irs)-

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply