Dewan Dukung Inspektorat Audit Dana Rp 13,5 miliar di Bawaslu

Pimpinan DPRD NTB Mahally Fikri

Pimpinan DPRD NTB Mahally Fikri

Mataram (Global FM Lombok)-Kalangan DPRD NTB mendukung penuh langkah Inspektoprat NTB untuk melakukan audit khusus terhadap dana hibah yang diterima Bawaslu NTB tahun 2013 sebesar Rp 13,5 miliar untuk mendukung pengawasan pilkada gubernur. Audit khusus tersebut dipandang perlu untuk menjaga nilai dari opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diperoleh pemprov NTB dari BPK RI.

Hal itu dikatakan wakil ketua DPRD NTB, H.Mahalli Fikri kepada Global FM Lombok, di Mataram Rabu (02/09) siang. Ia mengatakan, audit khusus tersebut bukan untuk mencari-cari kesalahan Bawaslu. Oleh karenanya, ia berharap agar Bawaslu tidak menyalah artikan audit khusus tersebut. Termasuk pertanyaan Bawaslu terkait adanya motif dari audit investigasi khusus itu.

“Itu namanya su’udzon, apa hubungannya Bawaslu dengan Pilkada Kota. Kalau Bawaslu mengatakan seperti itu berararti Bawaslu ada main mata sama orang yang terlibat dengan Pilkada Kota. Ntah Panwaslu atau pesertanya. Berarti dia sendiri yang mengumumkan dia ada hubungan dengan itu kalau dikait-kaitkan dengan itu. Tidak ada, siapa yang mencurigai Bawaslu seperti itu”, katanya.

Ia mengatakan, audit tersebut merupakan bagian dari pengawasan yang rutin yang harus dilakukan pemprov NTB melalui Inspektorat sebagai langkah preventif sehingga tidak terjadi masalah besar dalam pengelolaan keuangan. Daripada persoalan keuangan tersebut sampai ke ranah hukum, menurutnya akan lebih baik dilakukan audit oleh Inspektorat.

“ Harusnya Bawaslu itu bersyukur, tidak langsung yang memeriksa itu Jaksa atau polisi. Saya akan lebih respek jika investigasi di DPR itu dilakukan oleh Inspektorat daripada ujuk-ujuk yang datang Jaksa”, katanya. (irs)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply