NTB Tetap Tolak Masuknya Daging Sapi Impor

daging impor

daging impor

Mataram (Global FM Lombok)-Wakil gubernur NTB H.Muhamad Amin menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap menolak keras masuknya daging sapi impor ke wilayah NTB. Pasalnya, NTB merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional yang juga termasuk di dalamnya adalah daging sapi. Sehingga tidak mungkin NTB bakal menerima daging impor. Apalagi populasi sapi di NTB saat ini sudah mencapai 1 juta ekor lebih.

Pernyataan tersebut, menyusul adanya rencana dari pemerintah pusat untuk mengimpor daging sapi dari Australia dan Selandia Baru guna memenuhi kebutuhan nasional. Kepada Global FM Lombok, Wagub menilai bahwa daging merupakan komoditas yang bebas diperjual belikan. Namun, jika daging impor masuk ke NTB akan merugikan peternak lokal dan mencoreng nama NTB sebagai daerah penyangga pangan nasional.

“Kita programkan untuk swasembada pangan, dimana daging juga termasuk di dalamnya. Dimana populasi kita sudah sekarang mencapa 1 juta lebih. Kita kan kirim juga kelur daerah, lalu selanjutnya kita dimasukkan daging impor bagaimana itu?. Dia tidak mengerti tata niaga kalau bigini caranya.”, ujarnya.

Ia menjelaskan, masuknya daging sapi impor bisa berimbas kepada gairah peternak sapi di dalam daerah. Pasalnya, persaingan akan semakin ketat dengan harga daging impor yang selalu lebih murah. Karenanya, ia mempertanyakan kebijakan pemerintah dalam mengatur jual beli daging ini. Namun dia yakin daging impor itu hanya akan diperuntukkan bagi daerah-daerah yang minim populasi sapi seperti Jakarta dan Jawa Barat. Karena tahun ini saja, NTB sudah mulai mensuplai sebanyak 8000 ekor sapi dan kerbau potong untuk kebutuhan nasional. (irs/ris)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply