Minim Guide Bahasa Mandarin, Konjen Tiongkok Turun Tangan

turis tiongkok

turis tiongkok

Mataram (Global FM Lombok)-Sebanyak 20 orang peramu wisata atau guide NTB bakal difasilitasi pelatihan gratis bahasa Mandarin oleh Konjen Tiongkok di Denpasar Bali. Mereka akan dilatih sekitar satu minggu di Mataram agar cekatan dalam berbahasa Mandarin. Pelatihan ini menyusul banyaknya wisatawan asal Tiongkok yang berbondong-bondong datang ke NTB namun tidak diimbangi dengan keberadaan guide yang bisa berbahasa Mandarin.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Muhammad Paozal kepada Global FM Lombok, di Mataram. Ia mengatakan, sejauh ini NTB hanya memiliki tiga orang guide berbahasa Mandarin. Kemampuan mereka pun diperoleh secara otodidak, bukan melalui pelatihan atau pendidikan. Ia mengaku bahwa provinsi NTB memang tidak siap dari segi guide berbahasa Mandarin ini karena masih terbatas. Namun, dari segi karakter destinasi wisata menurutnya NTB telah siap karena memiliki kesamaan dengan Bali yang disenangi oleh wisman Tiongkok.

Guide Mandarin ini kita tidak punya, kita punya hanya tiga itupun dia otodidak,bukan hasil pendidikan. nah makanya sekarang kita sedang kuatkan, sudah ada fasilitasi dari konjen Tingkok di Bali. Kita digratiskan untuk melatih 20 orang mungkin dalam bulan depan ini. Konjen Tiongkok secara gratis akan melatih peramu wisata kita khusus Mandarin”, katanya.

Ia mengaku masih minimnya guide berbahasa Mandarin ini merupakan tantangan bagi pemerintah daerah. Pasalnya, belum ada perguruan tinggi yang memiliki jurusan bahasa Mandarin di daerah ini. Untuk dilatih oleh penduduk Tiongkok yang berdomisili di sini pun belum bisa karena bahasa mereka berbeda. Ia menyebutkan, jumlah wisman Tiongkok yang datang ke NTB sepanjang tahun 2015 ini baru mencapai 600 orang dari keseluruhan wisman sebanyak 800 ribu orang. Turis Tiongkok ini, datang dengan bersama keluarga dengan terlebih dahulu mengunjungi Bali. (irs/ris)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply