Materi Pelajaran Madrasah di NTB Streril Dari Muatan Radikalisme

Kepala Kemenag NTB Sulaiman Hamid

Kepala Kemenag NTB Sulaiman Hamid

Salah satu aktifitas MAN di NTB

Salah satu aktifitas MAN di NTB

Mataram (Global FM Lombok)-Materi pelajaran yang diajarkan di madrasah-madrasah di provinsi NTB sampai saat ini masih steril dari muatan radikalisme dan paham intoleran. Kementerian Agama (kemenag) provinsi NTB mengaku selalu mengawasi dan meninjau bahan ajar di seluruh madrasah. Sikap waspada ini ditunjukkan oleh Kemenag NTB mengingat sudah ditemukan materi pelajaran yang bernuansa radikal di beberapa daerah di Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag NTB Sulaiman Hamid kepada Global FM Lombok mengatakan, pihaknya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk melihat gerak gerik oknum masyarakat yang diduga masuk dalam jaringan ISIS dan berpaham radikal.

“Kita selalu melalui pengawas, kita minta agar selalu meninjau kondisi madrasah kita khususnya yang berkaitan dengan bahan ajar yang dipakai. Tetapi Alhamdulillah sampai dengan saat ini kita belum mendapat laporan yang berkaitan dengan materi-materi ajar yang tentu menyimpang dari yang sudah ditentukan oleh kementerian Agama” kata Sulaiman Hamid Jumat (17/4).

Sebelumnya, di Jombang Jawa Timur ditemukan buku pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas XI SMA yang bermuatan radikalime berupa ajaran boleh membunuh seseorang yang dianggap musyrik. Sejumlah kelompok masyarakat meminta agar pemerintah menarik buku-buku yang intoleran tersebut.(ris)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply