Masih Diincar Pengusaha, Lombok Barat Ogah Jual Pasir Laut ke Bali

Bupati Lombok Barat H Zaini Arony

Bupati Lombok Barat H Zaini Arony

Giri Menang ( Global FM Lombok)-Bupati Lombok Barat H Zaini Arony mengaku tetap diminta oleh sejumlah perusahaan untuk menjual pasir laut di wilayah peisisir Lombok Barat. Namun permintaan mereka itu tetap ditolak dengan alasan aktifitas pengerukan pasir laut sangat berpotensi merusak lingkungan. Bahkan perusahaan yang mengirimkan proposal ke pemda Lobar lebih dari satu dengan tujuan yang sama. Namun lagi-lagi proposal itu tidak direspon bupati.

Bupati Lombok Barat H Zaini Arony kepada Global FM Lombok mengatakan, pasir laut Lombok Barat rencananya akan digunakan untuk reklamasi pantai di pulau Bali. Harga yang ditawarkan oleh perusahaan yang akan mengeruk laut di wilayah pantai Lombok Barat cukup besar, namun nilai yang ditawarkan dipandang tidak sebanding dengan kerusakan lingkungan yang terjadi.

“Sejak saya batalkan, mungkin dua kali sudah datang dalam perusahaan lain. Tetapi saya katakana kita tidak ada satu izin yang kita akan keluarkan. Sebetulnya mereka dalam proposal itu ingin menggali pasir laut untuk membuat reklamasi pantai di pulau Bali. Jadi kita yang hancur, disana yang bagus. Kita kaji dari berbagai sisi, lingkungan, ekologi dan ekosistem itu sangat tidak menguntungkan sekalipun harga yang ditawarkan itu cukup menjanjikan” kata Zaini.

Zaini Arony mengatakan, setiap kali rapat bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), dia meminta bantuan kepada aparat untuk terus menjaga laut Lombok Barat untuk mencegah aksi pelanggaran hukum disana, termasuk mencegah kemungkinan pencurian pasir laut.

Dia mengatakan, salah satu andalan kabupaten Lombok Barat adalah pariwisatanya, sehingga aspek keindahan lingkungan dan keamanan menjadi prioritas. Tahun 2014 kemarin saja, Lombok Barat didatangi wisatawan sebanyak 374 ribu wisatawan dengan nilai devisa sebesar Rp 428 miliar. (ris)-

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply