Nyaris Semua Kelurahan di Kota Mataram Terserang DBD

demam berdarah ( ilustrasi)

demam berdarah ( ilustrasi)

Mataram (Global FM Lombok)-Hampir seluruh kelurahan di kota Mataram terserang kasus demam berdarah dengue atau DBD. Awal tahun 2015 ini, kawasan yang tidak ditemukan kasus DBD hanya di Kelurahan Cakra Selatan, sementara Kelurahan yang lain tetap ditemukan kasus DBD. Berdasarkan data yang dimiliki, jumlah kasus DBD yang sudah ditemukan yaitu sebanyak 30 kasus pada bulan Januari ini. Merebaknya kasus DBD pada awal tahun ini diklaim karena perubahan cuaca yang tidak menentu.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr. Usman Hadi kepada Global FM Lombok di Mataram. Ia menerangkan, sebanyak 30 kasus tersebut sudah positif DBD, sehingga langkah terakhir yang akan dilakukan yaitu melakukan fogging khusus. Diakuinya fogging khusus akan dilakukan setiap pagi sehingga masih banyak kecamatan yang harus menunggu giliran untuk fogging.

“Kita mesti waspada. Hampir semua wilayah kalau dari mapping, apalagi kalau 2015 ini yang putih ( tidak terdapat kasus) cuma satu yaitu kelurahan cakra selatan. Fogging yang paling ideal pagi hari ya” kata Usman sabtu (31/1)

Menurutnya, tidak ada kawasan khusus yang rentan terhadap kasus DBD namun yang harus diperhatikan yaitu tidak boleh ada genangan air sembarangan. Genangan air yang tidak bersentuhan langusng dengan tanah bisa menyebabkan jentik nyamuk DBD berkembang. Perkembangan kasus DBD terlihat dari perubahan cuaca yang terjadi.

Diterangkan Usman, pengawasan untuk penanganan kasus DBD ini akan dilakukan sampai bulan April mendatang. Dengan peningkatan kasus DBD pada bulan Januari ini, pemerintah Kota Mataram dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Mataram akan memberikan bubuk abate kembali kepada masyarakat. Karena pada bulan November 2014 lalu Dinas Kesehatan sudah membagikan bubuk abate.(azm/ris)-

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

Kirim Komentar

Leave a Reply